22 April 2026
AA1VVHZ2.jpg

Final Turnamen Faldo Series Indonesia

Turnamen Faldo Series Indonesia telah selesai menggelar putaran akhir dari dua kategori yang dipertandingkan, yaitu Faldo Junior Tour dan Faldo Future Tour di Gunung Geulis Country Club (West Course). Dalam turnamen ini, empat nomor yang dipertandingkan dalam Faldo Junior Tour berhasil menghasilkan empat pemenang di masing-masing kelompok umur.

Di kelas U-21 ke bawah, atlet Sumatra Utara, Kifata Aftar, berhasil menjadi juara. Pegolf berusia 18 tahun tersebut berhasil melepaskan diri dari kejaran Kenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta) yang sempat memimpin hingga 7 hole pertama. Sayangnya, dua double bogey dan satu bogey yang dibuat oleh Kenneth di dua hole akhir 9 hole pertama justru membuatnya tertinggal. Akhirnya, Kifata dengan total skor 216 (3-di atas-par) berhasil unggul satu pukulan dari Kenneth yang mencatatkan skor 217.

“Hari ini aku tidak melihat live score sama sekali, bahkan tidak mengharapkan bisa menang. Tiba-tiba saat melihat live score, ternyata aku yang menang. Aku kaget dari situ juga. Aku hanya bermain aman saja dan ternyata hasilnya bagus,” ujar Kifata.

Prinsip bermain Kifata tetap sama, yaitu tidak memaksakan birdie dan fokus pada proses permainan secara bertahap.

Di kelas U-16, William Justin Wijaya (Jawa Timur) berhasil mengalahkan dua pesaingnya, Yujun Cha (Sim’s Academy) dan Fadhlan Azzam Atmajah (Sumut). Atlet timnas Jawa Timur yang berusia 16 tahun ini tampil luar biasa dengan skor 69 (2-di bawah-par), yang cukup untuk membuatnya menjadi pemuncak klasemen U-16 dengan total skor 213 (even par).

“Hari ini mainnya lebih bagus. Sesuai game plan semuanya. Yang paling penting adalah putt-putt yang berhasil masuk. Itu membuat hasil hari ini lebih baik,” kata Justin.

“Faktor utamanya adalah ingin menang. Tetap tenang di bawah tekanan. Di hole-hole akhir, skornya tetap stabil. Meskipun agak deg-degan, tetapi itu penting untuk tetap tenang di bawah tekanan,” tambah Justin, yang mengungguli Yujun dengan selisih satu pukulan.

Di nomor putri, Sania Talita Wahyudi, atlet nasional, tidak terbendung. Meski tampil kurang bagus di putaran akhir, wakil dari Maja Golf Club ini tetap berhasil meraih trofi untuk Kelas U-21. Ia membukukan skor total 218 (5-di atas-par), mengalahkan Renoctoviana Ramadhiani Said (DKI Jakarta) yang naik ke posisi kedua dengan selisih delapan pukulan.

“Permainan hari ini tidak begitu bagus. Banyak kecelakaan terjadi di lapangan. Ini juga tidak terlepas dari kondisi lapangan yang lebih berat dibandingkan dua hari pertama karena hujan yang mengguyur sepanjang pagi. Namun, untungnya saya bisa menjaga permainan karena selisih pukulan saya jauh dari teman-teman lain. Senang sekali saya bisa menang di sini karena ini menjadi pengalaman saya bisa bertanding di Faldo Series dan lolos ke Vietnam,” jelas Sania.

Di kelas Girls U-16, Elevania Nurfasha berhasil menyabet trofi juara. Pegolf Jawa Barat berusia 14 tahun ini memuncaki klasemen dengan skor total 233 (20-di atas-par), mengungguli Freya Julia Davania (Sumut) yang berada di posisi kedua dengan selisih 13 pukulan.

Juara Junior Tour akan bertanding di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22–24 April 2026.

Pemain Muda Berkompetisi di Future Tour

Selain Faldo Junior Tour, Faldo Series Indonesia juga menyelesaikan Faldo Futures, yang menghasilkan enam pemenang dari tiga kelompok usia: usia 7–8 tahun, usia 9–10 tahun, dan usia 11–12 tahun (putra-putri).

Di divisi putra, Dyllan Michio Satriobudi (Birdie Bandits) menjuarai Kelas 11–12 dan Muhammad Bintang Maulana menjadi runner up; Bradley Tanady (Birdie Bandits) memuncaki Kelas 9–10 dan Harith Iman Hazrul sebagai runner up; serta Hiro Isaac Sung (Birdie Bandits) memenangi Kelas 7–8 dan Panji Wasendra Prasojo (Birdie Bandits) di posisi kedua.

Sementara itu, di divisi putri, Cheng Guo (Birdie Bandits) menjuarai Kelas 11–12, disusul Josephine Johanna Sugandhi (Birdie Bandits) di posisi kedua; Amira Permadi (Birdie Bandits) memenangi Kelas 9–10 dan Aliya Putri Silvinia sebagai runner up; serta Rayna Rachmat meraih trofi Kelas 7–8, disusul saudara kembarnya Riley di posisi runner up. Pemenang dan runner up dari Future Tour akan berkompetisi di Futures Final di Belfry, Inggris.

Pengelolaan Turnamen oleh Birdie Bandits

Turnamen ini digelar berkat dukungan Birdie Bandits, junior golf club yang didirikan oleh Gunung Geulis Country Club pada pertengahan tahun 2025. Event internasional ini merupakan salah satu program Birdie Bandits bagi para junior di Indonesia.

“Faldo Series ini diadakan sebagai rangkaian program Birdie Bandits yang dibuat oleh Gunung Geulis. Birdie Bandits adalah wadah untuk junior golfers dan salah satu agenda utamanya adalah turnamen Faldo Series. Turnamen ini adalah event junior internasional yang sudah lama absen di Indonesia. Tahun lalu kami berinisiatif menghubungi mereka (Faldo Series) untuk menghadirkan event ini di Indonesia,” kata Agung Budiman, Chairman Birdie Bandits.

“Kami cukup senang dengan kehadiran 61 pegolf di turnamen Faldo Series pertama ini. Kami sudah berkomitmen ke Faldo untuk menghadirkan turnamen ini selama tiga tahun ke depan. Dan tentunya, kami harus belajar lebih banyak lagi untuk menyelenggarakan turnamen ini,” tambah Agung, yang juga President Director Gunung Geulis Country Club.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *