22 April 2026
AA1VpFJP.jpg

Peran Mahasiswa dalam Penyelamatan Sungai Indragiri

Di tengah tantangan abrasi yang terus mengancam bantaran Sungai Indragiri, sejumlah pihak mulai bergerak untuk mencari solusi. Salah satunya adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Bisnis Indragiri (ITB-I) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Indragiri Hulu. Mereka menggelar aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya penyelamatan sungai dari ancaman abrasi.

Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar Gedung Teknik Sipil ITB-I, Desa Rantau Mapesai, Kecamatan Rengat. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi titik rentan terhadap erosi dan perlu perlindungan ekologis. Dalam kegiatan tersebut, hadir sejumlah tokoh penting seperti Wakil Bupati Indragiri Hulu Ir H Hendrizal MSI, Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI, Dandim 0302/Inhu Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo SE MIP, serta Wakil Ketua DPRD Inhu H Adek Chandra ST MSI.

Keberhasilan dan Dukungan dari Tokoh Masyarakat

Wakil Bupati Inhu Hendrizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar ITB-I, khususnya mahasiswa yang telah menunjukkan kepedulian melalui aksi nyata. Menurutnya, gerakan penanaman pohon bukan hanya sekadar tindakan lingkungan, tetapi juga menjadi simbol perubahan moral dan kesadaran kolektif.

“Mahasiswa hadir sebagai agen perubahan yang tidak hanya menyuarakan perbaikan, tetapi juga mewujudkannya melalui tindakan nyata,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam menjaga lingkungan.

Rektor ITB Indragiri Raja Marwan Indra Saputra turut mengapresiasi BEM ITB-I atas komitmen dan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Ia berharap semangat tersebut dapat menyebar ke masyarakat luas, terutama di Kabupaten Indragiri Hulu.

Penanaman 100 Pohon Beringsang

Gerakan lingkungan ini diwujudkan melalui penanaman sebanyak 100 pohon jenis beringin di sepanjang tepian Sungai Indragiri. Pohon-pohon ini diharapkan dapat menjadi penghalang alami terhadap abrasi dan membantu menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem sungai untuk jangka panjang,” ungkap Raja Marwan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran SH menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi positif antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan unsur TNI-Polri dalam menjaga lingkungan. Ia menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar simbolis, melainkan langkah nyata mencegah abrasi di bantaran Sungai Indragiri.

“Kami dari Polres Inhu sangat mengapresiasi peran aktif mahasiswa ITB-I yang peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan alam,” ujarnya. Menurut Misran, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam demi generasi mendatang, mengingat Sungai Indragiri memiliki peran vital bagi kehidupan warga.

Kesimpulan

Aksi penanaman pohon oleh BEM ITB-I dan Forkopimda Inhu menjadi contoh nyata dari kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam menjawab isu lingkungan. Dengan menanam 100 pohon beringin, mereka memberikan harapan baru bagi keberlanjutan ekosistem Sungai Indragiri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *