23 April 2026
PWI-Kota-Bogor-3246800068.jpg

Retret PWI 2026: Memperkuat Peran Insan Pers dalam Ketahanan Nasional

Retret PWI Tahun 2026 digelar sebagai upaya strategis untuk memperkuat peran insan pers dalam menjaga ketahanan informasi, demokrasi, dan keamanan nasional. Kegiatan ini resmi dibuka di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis 29 Januari 2026.

Pembukaan retret dilakukan melalui upacara resmi yang dipimpin oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan RI, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia. Ia didampingi oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dan Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang.

Tema utama dari Retret PWI 2026 adalah “Memperkuat Pers yang Profesional, Berintegritas, dan Berwawasan Kebangsaan untuk Ketahanan Informasi, Demokrasi, dan Keamanan Nasional.” Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta yang merupakan perwakilan PWI Pusat dan PWI Daerah dari seluruh Indonesia, dan akan berlangsung selama empat hari, mulai 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

Ketua Umum PWI, Akhmad Munir, menegaskan bahwa Retret PWI menjadi bagian dari ikhtiar organisasi dalam membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat di tengah tantangan disinformasi dan polarisasi publik.

“Dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama bagi insan pers, agar wartawan Indonesia tidak hanya kuat secara profesional dan etik jurnalistik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh dalam menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan dinamika informasi global,” ujar Akhmad Munir.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan RI membacakan sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin yang menekankan pentingnya peran pers dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Saya menegaskan bahwa pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketahanan nasional. Dalam konteks ini, pers yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan menempati posisi strategis sebagai mitra negara dalam memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi dan kebebasan pers sebagaimana dijamin oleh konstitusi,” ungkap Menhan dalam sambutan yang disampaikan Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan.

Usai upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada seluruh peserta Retret PWI 2026. Selanjutnya, para peserta menerima materi Building Learning Commitment (BLC) serta Pengantar Nilai Dasar Bela Negara sebagai fondasi awal dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Turut hadir dalam pembukaan Retret PWI 2026 antara lain Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Ferry Trisnaputra, para pejabat Eselon II di lingkungan BPSDM Pertahanan Kemhan, serta jajaran pengurus PWI Pusat.

Agenda dan Materi yang Disampaikan

Selama empat hari pelaksanaan, peserta Retret PWI 2026 akan mengikuti berbagai agenda yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan kesadaran kebangsaan. Beberapa materi utama yang akan diberikan antara lain:

  • Building Learning Commitment (BLC)

    Materi ini bertujuan untuk membangun komitmen belajar dan pengembangan diri bagi para peserta. Melalui BLC, peserta akan diajak untuk merenungkan peran mereka sebagai wartawan dalam masyarakat dan bagaimana meningkatkan kualitas kerja mereka.

  • Pengantar Nilai Dasar Bela Negara

    Materi ini memberikan dasar pemahaman tentang nilai-nilai bela negara, seperti rasa cinta tanah air, tanggung jawab sosial, dan kesadaran akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa.

  • Diskusi Panel dan Workshop

    Peserta akan mengikuti diskusi panel dan workshop yang fokus pada isu-isu aktual seperti disinformasi, polarisasi publik, dan tantangan jurnalisme di era digital.

  • Simulasi dan Praktik Lapangan

    Untuk memperkuat pemahaman teori, peserta akan mengikuti simulasi dan praktik lapangan yang mencerminkan situasi nyata yang sering dihadapi oleh wartawan.

Peserta dan Partisipasi

Peserta Retret PWI 2026 terdiri dari 160 orang yang merupakan perwakilan dari PWI Pusat dan PWI Daerah di seluruh Indonesia. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, baik dari media cetak maupun digital, sehingga membuat pertukaran ide dan pengalaman menjadi lebih beragam.

Partisipasi aktif dari seluruh peserta sangat diharapkan, karena Retret PWI 2026 bukan hanya sekadar acara formal, tetapi juga menjadi wadah untuk saling belajar dan memperkuat semangat kebangsaan di kalangan insan pers.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *