19 April 2026
Sutejo-Arahan.jpg

Kegiatan Self Healing dan Emotional Cleansing di Polres Singkawang

Polres Singkawang menggelar kegiatan Self Healing and Emotional Cleansing yang diikuti oleh seluruh personel Polres Singkawang serta Bhayangkari Cabang Singkawang. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026, dan menjadi momen penting dalam upaya memperkuat kesehatan mental dan emosional anggota Polri beserta keluarga mereka.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Thanks Institute Indonesia. Tujuannya adalah untuk memberikan ruang bagi para anggota polisi agar dapat merefleksikan diri dan menata kembali pikiran serta hati mereka. Dalam situasi tugas kepolisian yang dinamis dan penuh tekanan, kegiatan ini menjadi penyegaran mental yang sangat dibutuhkan.

Program Self Healing and Emotional Cleansing ini dirancang khusus untuk membantu personel Polres Singkawang dalam menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan pribadi. Kepala Polres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pimpinan terhadap kondisi psikologis personel.

“Tugas kepolisian tidak hanya menuntut kesiapan fisik dan intelektual, tetapi juga ketahanan emosional. Melalui kegiatan self healing dan emotional cleansing ini, kami ingin memberikan ruang bagi personel dan Bhayangkari untuk menata kembali pikiran dan hati agar dapat bertugas dengan lebih fokus, ikhlas, dan humanis,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan keluarga sangat penting dalam menjaga kinerja yang berkelanjutan. Ketika hati dan pikiran tenang, pelayanan kepada masyarakat akan lahir dari ketulusan. Inilah yang ingin Polres Singkawang bangun, yaitu profesionalisme yang berlandaskan empati dan kemanusiaan.

Kegiatan ini menghadirkan motivator nasional Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., sebagai founder Thanks Institute Indonesia. Dalam sesinya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tekanan pekerjaan dan dinamika kehidupan pribadi.

“Self healing bukan tanda kelemahan, tetapi bentuk kecerdasan emosional. Ketika seseorang mampu berdamai dengan dirinya sendiri, maka ia akan lebih kuat, jernih, dan bijaksana dalam mengambil keputusan,” jelas Dr. Abid.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan emotional cleansing melalui metode senam otak dan senam hati. Metode ini menjadi simbol pelepasan beban emosional sepanjang tahun sebelumnya serta penanaman niat dan resolusi positif menyongsong tahun 2026.

Banyak peserta mengaku merasakan ketenangan batin dan semangat baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Polres Singkawang berharap program ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun sumber daya manusia Polri yang sehat secara mental, kuat secara emosional, serta humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Manfaat dan Tujuan Kegiatan

  • Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesehatan mental dan emosional anggota Polri.
  • Memberikan ruang bagi personel dan keluarga untuk merefleksikan diri dan menata kembali pikiran.
  • Membantu menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan pribadi.
  • Mengajarkan pentingnya kecerdasan emosional dan kemampuan untuk berdamai dengan diri sendiri.
  • Menanamkan niat dan resolusi positif untuk masa depan.

Peserta dan Partisipasi

  • Seluruh personel Polres Singkawang turut serta dalam kegiatan ini.
  • Bhayangkari Cabang Singkawang juga hadir dalam rangkaian acara.
  • Motivator nasional, Dr. Ketut Abid Halimi, menjadi pembicara utama.
  • Peserta mengaku merasa lebih tenang dan memiliki semangat baru setelah mengikuti kegiatan.

Komentar dan Harapan

  • Kapolres Singkawang menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini bisa menjadi langkah berkelanjutan.
  • Diharapkan program ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
  • Semangat untuk menjalani tugas dengan ketulusan dan empati menjadi tujuan utama.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *