PGN Jaga Keandalan Penyaluran Gas Bumi Selama Nataru
Selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, realisasi niaga gas bumi oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencapai rata-rata sebesar 881 BBTUD. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 11% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan pelanggan terhadap gas bumi.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyampaikan bahwa operasional Satuan Tugas (Satgas) Nataru PGN berjalan aman dan andal. Kesiapan infrastruktur, keandalan pasokan, serta respons cepat terhadap dinamika lapangan menjadi fokus utama PGN dalam memastikan kontinuitas penyaluran gas bumi.
Selama periode Nataru, Satgas Nataru PGN bekerja sama dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina serta Posko Bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Tujuannya adalah memastikan keandalan penyaluran gas bumi di seluruh wilayah operasi Subholding Gas.
Secara umum, status operasional penyaluran energi Subholding Gas berada dalam kondisi aman. Namun, untuk wilayah Sumatra, PGN masih melanjutkan proses normalisasi pascabencana banjir. Dengan infrastruktur gas bumi yang tersebar di berbagai wilayah, PGN tetap menjaga penyaluran gas kepada pelanggan komersial dan industri, pelanggan kecil, serta lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga sesuai kebutuhan.
Pengoperasian gas bumi untuk sektor pembangkit listrik juga berjalan dengan aman. Hal ini mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Nataru.
Penyaluran BBG dan Fasilitas Pendukung Berjalan Lancar
Di sektor transportasi, penyaluran Bahan Bakar Gas (BBG) selama Nataru berjalan sesuai dengan prognosa. Sebanyak 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU) terus beroperasi selama periode tersebut. Realisasi penyaluran mencapai lebih dari 16 ribu LSP (liter setara premium).
Selain itu, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan pengiriman LPG berada dalam kondisi aman sesuai kebutuhan operasional. Ini menunjukkan bahwa PGN mampu menjaga kelancaran operasional di berbagai aspek.
Layanan Pelanggan yang Berkualitas
Dari sisi layanan pelanggan, selama periode Nataru tercatat sekitar 98% kasus customer handling telah diselesaikan (closed). Angka ini mencerminkan komitmen PGN dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
Sebagai Subholding Gas Pertamina, Hery Murahmanta menyebut bahwa PGN terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, sinergi dengan pemangku kepentingan, serta penerapan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran gas bumi tetap andal dan berkelanjutan, sekaligus sebagai wujud perusahaan dalam melayani masyarakat sepenuh hati.
Kesiapan dan Komitmen PGN
PGN menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan gas bumi. Dengan berbagai langkah strategis dan koordinasi lintas sektor, PGN berhasil menjaga stabilitas operasional selama Nataru. Hal ini membuktikan bahwa PGN siap menghadapi tantangan dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan serta masyarakat secara keseluruhan.