22 April 2026
AA1H85RY.jpg

Dampak Banjir di Pekalongan terhadap Perjalanan Kereta Api

Banjir yang melanda jalur utara di wilayah Pekalongan pada hari Sabtu (17/1) memberikan dampak signifikan terhadap perjalanan kereta api (KA) tujuan Surabaya dan Malang. Hal ini menyebabkan beberapa perjalanan KA mengalami gangguan, termasuk keterlambatan dalam pengoperasiannya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi di Jawa Tengah berdampak langsung pada kelancaran perjalanan KA yang melintasi wilayah tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang atas keterlambatan yang terjadi pada sejumlah perjalanan KA yang datang dari arah barat menuju Daop 8 Surabaya.

Untuk memastikan keselamatan penumpang, PT KAI melakukan beberapa rekayasa pola perjalanan, seperti pembatasan kecepatan dan pengaturan ulang pola operasi KA. Langkah-langkah ini berdampak pada penambahan waktu tempuh perjalanan KA.

“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan KA. Setiap jalur yang terdampak oleh cuaca ekstrem harus melalui pemeriksaan dan pemantauan intensif sebelum dan selama dilalui KA,” ujar Mahendro.

Dari data yang diperoleh, terdapat tiga perjalanan KA tujuan Daop 8 Surabaya yang mengalami keterlambatan akibat banjir di Pekalongan. Rentang keterlambatannya berkisar antara 200 hingga 300 menit. Berikut adalah tiga KA yang terdampak:

  • KA Argo Anjasmoro dengan relasi Gambir – Surabaya Pasarturi
  • KA Harina dengan relasi Bandung – Surabaya Pasarturi
  • KA Jayabaya dengan relasi Pasarsenen – Malang

PT KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan unit terkait untuk memastikan layanan penumpang tetap optimal. Selain itu, mereka juga berupaya mengoptimalkan normalisasi perjalanan seiring cuaca membaik dan jalur kembali aman dilalui.

Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan upaya-upaya antisipasi terhadap kejadian serupa, seperti koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mendapatkan informasi perkiraan cuaca terkini. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko gangguan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.

Pihak KAI Daop 8 Surabaya juga terus memantau perkembangan kondisi banjir di perlintasan Pekalongan. Mereka melakukan berbagai penanganan agar perjalanan kereta api dapat kembali normal, aman, dan selamat.

Mahendro juga menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan yang terdampak oleh cuaca ekstrem. Ia berharap, dengan upaya yang dilakukan, perjalanan KA dapat segera pulih dan berjalan lancar seperti biasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *