21 April 2026
AA1TP8fV.jpg

Fenomena Aneh yang Diamati NASA di Atas Bumi

NASA, badan antariksa Amerika Serikat, telah mengamati fenomena aneh di atmosfer bagian atas bumi pada tahun 2024. Kejadian ini terjadi ketika badai menghantam wilayah Florida, dan para ilmuwan menemukan bahwa peristiwa-peristiwa di permukaan tanah ternyata dapat memengaruhi kondisi atmosfer hingga ketinggian yang sangat tinggi.

Fenomena yang diamati oleh NASA terkait dengan Badai Helena yang menghantam pantai Florida pada bulan September 2024. Sebuah instrumen di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mendeteksi sesuatu yang tidak biasa, yaitu gelombang atmosfer yang menerobos ke lapisan atmosfer bumi sekitar 88 kilometer di atas permukaan.

NASA mengungkapkan bahwa mereka awalnya bingung karena fenomena ini tidak terlihat dari permukaan bumi, tetapi justru terdeteksi dari luar angkasa. Gelombang atmosfer ini teramati di mesosfer, lapisan ketiga atmosfer bumi yang berada antara 50 km hingga 85 km dari permukaan.

Saat Badai Helena menghantam Florida, instrumen NASA di ISS melihat pola yang tampak seperti riak di ketinggian. Pola ini bergerak ke arah Barat, yang menunjukkan bahwa gangguan tersebut tidak hanya terbatas pada zona badai.

Cara Kerja Instrumen AWE

Instrumen Gelombang Atmosfer (Atmospheric Waves Experiment/AWE) dipasang di luar ISS pada tahun 2023. Tujuan utama dari AWE adalah untuk memahami apa yang terjadi di atmosfer atas saat badai menghantam permukaan tanah.

AWE dirancang untuk mendeteksi “cahaya atmosfer,” yaitu cahaya yang dipancarkan oleh gas di ketinggian. Ketika Badai Helena menghantam, AWE berhasil mengamati pola yang tampak seperti riak di ketinggian. Hal ini disebabkan oleh kekuatan badai yang begitu besar sehingga mengaduk udara di ketinggian yang sangat jauh.

Pengamatan ini penting karena bahkan sedikit perubahan kepadatan udara di atmosfer atas dapat menyebabkan masalah pada satelit. Dengan mempelajari dampak ini, AWE dapat membantu mengukur efek riak dan bagaimana dampaknya terhadap wilayah-wilayah tertentu.

Peran AWE dalam Pemantauan Fenomena Baru

AWE bekerja bersama dengan Advanced Mesospheric Temperature Mapper (AMTM), sebuah serangkaian teleskop yang mampu mendeteksi detail-detail yang tidak bisa dideteksi oleh sensor biasa. Dengan kombinasi alat-alat ini, NASA dapat terus memantau fenomena-fenomena yang belum pernah terlihat sebelumnya di ketinggian yang lebih tinggi.

Pengamatan ini juga menjadi titik pengamatan yang sempurna untuk masa depan. ISS mengorbit sekitar 400 kilometer di atas permukaan bumi dan dapat menangkap data-data yang tidak muncul dalam pengukuran cuaca biasa.

Dengan kemampuan AWE dan AMTM, NASA dapat memperluas pemahaman tentang hubungan antara cuaca permukaan dan kondisi atmosfer atas. Ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan operasi satelit dan menjaga stabilitas lingkungan luar angkasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *