22 April 2026
501da88f-1763-4f5e-9578-0e427e16cd09-2.webp

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025: Sekolah Luar Biasa Mandiri Putra Siap Beroperasi

Program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 telah memasuki tahap akhir. Salah satu sekolah yang menjadi fokus utama adalah Sekolah Luar Biasa (SLB) Mandiri Putra, yang berada di Desa Jumapolo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Setelah melalui proses perbaikan sejak Agustus lalu, sekolah ini kini telah siap beroperasi kembali dengan fasilitas yang jauh lebih baik.

Peresmian revitalisasi SLB Mandiri Putra dilakukan secara langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di lokasi sekolah yang terletak di Dusun Randusari. Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan ucapan selamat atas selesainya proses revitalisasi SLB Mandiri Putra. Ia menegaskan bahwa peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas untuk semua kalangan.

“Apapun kondisinya, fisiknya, di mana pun mereka, kami akan terus berkomitmen untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu untuk semua. Sekali lagi selamat untuk SLB Mandiri Putra,” ujar Abdul Mu’ti.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mengaku kagum dengan kondisi SLB Mandiri Putra setelah direvitalisasi. Ia berharap sekolah ini bisa menjadi contoh bagi pengembangan SLB-SLB lainnya di wilayah tersebut.

Target Revitalisasi yang Meningkat Drastis

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Mei 2025 lalu. Awalnya, targetnya adalah 982 satuan pendidikan, namun kini jumlahnya meningkat menjadi 2.000. Di antaranya, total SLB yang direvitalisasi mencapai 385 sekolah, jauh melebihi target awal sebanyak 155 SLB.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Tatang Muttaqin, mengapresiasi kecepatan SLB Mandiri Putra dalam menjalankan program revitalisasi. Ia berharap para murid dapat segera merasakan manfaat dari fasilitas baru yang lebih nyaman dan ideal.

“Dengan selesainya proses revitalisasi ini, murid bisa segera kembali belajar dengan suasana yang lebih nyaman. Dengan sarana dan prasarana yang sudah jauh lebih baik dan ideal ini, kami berharap kondisi ini bisa untuk menggali dan menumbuhkan bakat dan potensi para murid secara optimal,” kata Dirjen Tatang.

Fasilitas Baru yang Menarik Perhatian Murid

Kepala SLB Mandiri Putra, Ita Sulistyowati, menjelaskan bahwa sekolah ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Ia menekankan bahwa meskipun lembaga ini non-profit, ia akan terus berupaya memberikan kenyamanan agar guru merasa seperti di rumah sendiri.

Ita juga mengungkapkan bahwa para siswa yang berjumlah 60 orang sangat antusias menantikan bangunan baru, terutama ruang perpustakaan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

“Selama revitalisasi, kami relokasi dulu muridnya. Jadi, mereka selalu tanya, kapan sekolah barunya dibuka, kapan bisa belajar lagi di sekolah baru yang sudah bagus, lebih luas. Mereka sangat tertarik, apalagi ruang perpustakaan,” ujar Ita.

Pengalaman Murid yang Lebih Baik

Salah satu siswa, Wahyu Nugroho, mengaku senang dengan perubahan yang terjadi di sekolahnya. Ia sangat menikmati ruang perpustakaan yang nyaman dengan bangku sofa, ruangan berpendingin udara, serta koleksi buku-buku yang menarik.

“Dulu saya hanya bisa membayangkan perpustakaan seperti apa karena hanya bisa membaca di pojokan kelas yang sempit. Tapi, sekarang saya bisa membaca sepuasnya di perpustakaan yang enak, adem ada AC-nya,” ujar Wahyu, murid disabilitas low vision.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *