22 April 2026
AA1Qmrtk.jpg

Performa Penjualan BYD Indonesia yang Mengesankan

Pengembangan pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat, dan salah satu perusahaan yang sukses dalam memenuhi permintaan ini adalah BYD Indonesia. Dengan peluncuran model city car terbarunya, BYD Atto 1, penjualan perusahaan asal Tiongkok ini mencatatkan kinerja yang luar biasa.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales atau dari pabrik ke dealer untuk model BYD Atto 1 mencapai 9.396 unit pada Oktober 2025. Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dalam permintaan konsumen terhadap mobil listrik BYD.

Secara detail, model BYD Atto 1 Dynamic Standard Range terjual sebanyak 5.057 unit, sementara tipe Premium Extended Range mencapai 4.339 unit. Mobil listrik ini masih diimpor utuh (CBU) dari Tiongkok, namun pengembangan produksi lokal sedang dalam proses.

Peluncuran dan Strategi Harga yang Efektif

Model BYD Atto 1 diluncurkan pertama kali dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada Juli lalu. Harganya berada di rentang mobil low cost green car (LCGC), dengan varian Dynamic dibanderol mulai dari Rp195 juta dan tipe Premium seharga Rp235 juta OTR Jakarta.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan studi mendalam terkait pasar Indonesia sebelum meluncurkan model-model kendaraannya. Ia mengaku terkejut dengan antusiasme tinggi yang diterima oleh BYD Atto 1 meskipun harganya relatif terjangkau.

“Kami sangat terkejut bahwa harga terjangkau ini dapat diterima oleh semakin banyak pelanggan Indonesia. Sejak 18 bulan yang lalu, BYD mulai memperkenalkan merek kami dengan tiga model. Hingga saat ini, strategi penetapan harga kami sangat solid,” ujarnya.

Pertumbuhan Penjualan yang Signifikan

Hasilnya, selama Januari-Oktober 2025, penjualan wholesales BYD mencapai 30.670 unit, meningkat 178,2% dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar 11.024 unit. Sementara itu, penjualan ritel alias dari dealer ke konsumen mencapai 31.046 unit, naik 252% secara year-on-year.

BYD saat ini memasarkan beberapa model di Indonesia, termasuk Atto 1, Atto 3, Sealion 7, M6, Seal, dan Dolphin. Perusahaan juga sedang membangun fasilitas produksi mobil listrik di Subang, Jawa Barat, yang direncanakan selesai pada akhir 2025.

Spesifikasi Teknis BYD Atto 1

Dari segi spesifikasi, BYD Atto 1 varian Dynamic mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer, sedangkan varian Premium mampu mencapai jarak tempuh 380 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Dari segi performa, mobil ini diklaim mampu menghasilkan tenaga 55kW dan torsi maksimum 135Nm. Akselerasi dari 0 hingga 50 km/jam hanya membutuhkan waktu 4,9 detik.

Dalam hal dimensi, BYD Atto 1 memiliki panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, dan tinggi 1.590 mm. Struktur bodi yang kuat serta 6 airbag pada varian premium memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara.

Fitur Interior yang Menarik

Di bagian interior, BYD Atto 1 dilengkapi layar sentuh 10,1 inci yang dapat terhubung dengan Apple Carplay dan Android Auto. Selain itu, ada fitur Rear Parking Camera dengan 3 parking sensor serta Cruise Control.

Model ini dikenal sebagai BYD Seagull di pasar global, tetapi penamaan Atto 1 disesuaikan dengan strategi global BYD dan pasar Indonesia. Dengan kombinasi harga terjangkau, spesifikasi canggih, dan fitur modern, BYD Atto 1 menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *