22 April 2026
AA1PuWwj.jpg

Persiapan Pengamanan Sidang Paripurna DPRD Pati

Di tengah persiapan pelaksanaan sidang paripurna hak angket di DPRD Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ribuan personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Total sebanyak 3.379 personel ditempatkan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi potensi keributan.

Apel gelar pasukan digelar di Lapangan Kompi Brimob Pati pada hari Kamis (30/10) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi. Personel yang terlibat dalam apel ini berasal dari BKO Dit Samapta, Brimob, serta Polres jajaran Polda Jateng.

Penempatan Personel di Titik Strategis

Menurut Kapolresta Pati, personel akan ditempatkan di sejumlah lokasi penting seperti kawasan DPRD, alun-alun, dan beberapa titik yang berpotensi menjadi konsentrasi massa. Ia menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak bersifat represif. Jumlah personel disesuaikan dengan potensi jumlah massa dari kedua kubu yang akan hadir.

“Kami menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan profesional, bertanggung jawab, dan tetap humanis,” ujar Jaka. Ia juga mengapresiasi kesiapan seluruh anggota yang akan bertugas di lapangan.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Polresta Pati telah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah daerah untuk mengatur pola pengamanan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemisahan titik kumpul antara massa pro dan kontra. Massa pro akan ditempatkan di sisi selatan DPRD, sedangkan massa kontra di sisi utara. Pemisahan ini dilakukan agar suasana tetap kondusif.

Selain itu, area gedung DPRD akan disterilkan dan dijaga ketat. Seluruh massa akan melewati proses penyekatan dan pemeriksaan sebelum memasuki kawasan sekitar lokasi sidang.

Peringatan untuk Personel dan Masyarakat

Jaka juga mengingatkan seluruh personel agar tetap waspada terhadap potensi provokasi di lapangan. “Kami harus jeli membaca situasi. Sekecil apa pun kesalahan bisa berdampak besar dan cepat viral,” tegasnya.

Ia turut mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu liar yang beredar di media sosial. “Kami dan masyarakat adalah saudara. Mari jaga kedewasaan dan hindari tindakan anarkistis,” pesannya.

Tidak Ada Sweeping dalam Pengamanan

Polresta Pati menegaskan bahwa tidak ada sweeping dalam pengamanan ini. Petugas hanya melakukan patroli preventif untuk memastikan seluruh wilayah Pati dalam keadaan aman.

“Kami ingin Pati tetap damai dan kondusif. Semoga sidang paripurna berjalan lancar dan tertib,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *