Dewa News, JAKARTA – Kantor Bea Cukai mengadakan kegiatan bersama dengan mahasiswa dari berbagai universitas di Pangkalpinang, Tegal, dan Surabaya.
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memperluas pemahaman masyarakat, khususnya kalangan pemuda, mengenai tugas dan peran dalam bidang tertentukepabeanan dan cukai.
Pada tanggal 25 Juni 2025, Kantor Bea Cukai Pangkalpinang menyelenggarakan acara sosialisasi bersama mahasiswa dari jurusan Kriminologi, Pariwisata, dan Kewirausahaan, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung.
Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai tugas dan peran Bea Cukai sebagai bantuan industri, fasilitator perdagangan, pelindung masyarakat, serta pengumpul pendapatan.
Badan Pajak Tegal bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara diskusi edukatif mengenai peraturan di bidang pajak.
Acara ini diselenggarakan di Studio Batik TV, Kota Pekalongan, dan melibatkan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid serta Universitas Pekalongan.
Dalam kegiatan ini, Bea Cukai Tegal menekankan bahwa penerapan cukai bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga sebagai alat pengawasan terhadap konsumsi barang tertentu seperti rokok dan minuman beralkohol.
Pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan para pelaku industri tembakau dengan menyalurkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) ke daerah.
Terakhir, Kantor Bea Cukai Tanjung Perak bekerja sama dengan PT Terminal Petikemas Surabaya (subsidiary Pelindo) menerima kunjungan dari lebih dari 180 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo.
Beberapa topik yang dibahas antara lain sektor kepabeanan dan cukai yang menjadi sumber pendapatan terbesar kedua negara, sekaligus rentan terhadap masalah penipuan dengan modus mengatasnamakan Bea Cukai.
Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai layanan terminal peti kemas oleh pihak PT Terminal Petikemas Surabaya serta kunjungan langsung ke lokasi terminal.
Mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai kegiatan ekspor-impor serta peran yang dimainkanBea Cukai dalam fasilitasi perdagangan internasional.
“Mahasiswa merupakan bagian dari generasi intelektual yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Melalui pendidikan ini, kami berharap dapat memberikan mereka pemahaman yang benar mengenai tugas dan peran Bea Cukai, serta menghilangkan berbagai informasi yang salah yang beredar di masyarakat,” kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo. (jpnn)