PIKIRAN RAKYAT
– Dalam sepekan terakhir, perhatian publik sepak bola Bandung, Jawa Barat, bahkan di Tanah Air, tercuri oleh beragam cara yang dilakukan Persib untuk mengumumkan pemain barunya. Ketika tren penyampaian informasi sudah beralih ke berbagai platform media sosial, Persib mengambil langkah berani yang tergolong sangat mengejutkan dengan memanfaatkan beragam media untuk memperkenalkan pemain barunya. Dari mulai videotron, brosur, mobile videotron (mobitron), koran, hingga radio.
Para pemain baru yang sejauh ini sudah dikenalkan Persib adalah Saddil Ramdani, Al Hamra Hehanussa, Luciano “Lucho” Guaycochea (Argentina), William Moreira Da Silva Marcilio (Brasil), Julio Cesar de Freitas Filho (Brasil), Alfeandra Dewangga Santosa, Rosembergne “Berguinho” da Silva (Brasil), Uilliam Barros Pereira (Brasil), Ramon Tanque (Brasil) dan Adam Przybek (Wales).
Rekrutan pemain baru Persib masih sangat mungkin bertambah. Apalagi, ada wacana PSSI memberlakukan regulasi setiap klub boleh mendaftarkan 11 legiun asing dan kewajiban menurunkan pemain di bawah usia 21 tahun.
Inovasi yang dilakukan Persib dalam mengumumkan pemain barunya itu cukup banyak mendapatkan apresiasi. Komentar-komentar Bobotoh, termasuk di media sosial pun, lebih ramai membicarakan inovasi yang dilakukan klub kebanggaan mereka itu ketimbang sosok pemain yang diperkenalkan. Padahal sebelumnya, pengamat, bobotoh, dan warganet biasanya sangat kritis mengomentari kualitas dan kapasitas pemain baru yang didatangkan Persib.
Apakah ini pertanda publik sangat percaya dengan perekrutan pemain baru yang direkomendasikan pelatih Persib, Bojan Hodak?
Bisa jadi begitu. Maklum, pelatih asal Kroasia itu sudah membuktikan kapasitasnya dengan membawa Persib menjuarai Liga 1 2023-2024 dan 2024-2025. Dalam dua musim tersebut, Hodak pun dinobatkan sebagai pelatih terbaik.
Paling tidak, kepercayaan publik terhadap rekomendasi Hodak dalam perekrutan pemain baru tergambar dari pernyataan Wachyudi Hendrayanto, seorang bobotoh yang berkomentar spontan soal rekrutan pemain baru Persib. Derek, demikian sapaan kesehariannya, secara umum percaya dengan kualitas dan kapasitas pemain yang didatangkan Hodak. Bahkan, ia sangat yakin Persib bisa kembali menjadi yang terbaik.
“Wah, juara deui ieu mah,” demikian komentar spontan Derek sesaat setelah melihat pengumuman dua pemain baru Persib di Harian Umum Pikiran Rakyat edisi Kamis, (26/6/2025).
Menurut pandangan Derek, para pemain yang datang sangat bisa menggantikan anggota skuad Persib musim lalu yang hilang, termasuk delapan legiun asing yaitu Kevin Mendoza (Filipina), Nick Kuipers (Belanda), Gustavo Franca (Brasil), Mateo Kocijan (Kroasia), Tyronne del Pino (Spanyol), Gervane Kastaneer (Curacao), Ciro Alves (Brasil) dan David da Silva (Brasil).
Yana (35), bobotoh asal Ujungberung, Kota Bandung pun yakin para pemain baru Persib bisa mempertahankan performa Maung Bandung di musim baru. “Soal kualitas pemain mah, pelatih lebih tahu, termasuk kebutuhan timnya. Sekarang tinggal menunggu proses adaptasi saja. Semoga bisa cepat padu dengan pemain-pemain yang bertahan,” kata Yana.
Bukan cuma bobotoh, mantan pemain Persib dan Tim Nasional Indonesia, Zaenal Arif pun memandang positif kapasitas beberapa pemain rekrutan Hodak. Salah satunya William Marcilio yang direkrut Persib dari Arema FC. Pemain yang berbaju Persib pada 1999-2000 dan 2006-2009 ini mengatakan, Marcilio didatangkan Hodak untuk mengisi pos yang ditinggalkan Tyronne del Pino.
“Tyronne berkontribusi besar untuk Persib musim lalu. Saya yakin, dengan kecepatan dan pergerakan yang menjadi keunggulannya, William bisa berkontribusi besar buat Persib musim depan. Saya sudah amati penampilannya sepanjang musim lalu di Arema,” kata Abo, sapaan akrab Zaenal Arif.
Pengamatan Abo tergambar dari statistik penampilan Marcilio bersama Arema FC musim lalu. Dari 19 penampilannya, Marcilio terlibat dalam 12 gol yang dicetak Singo Edan. Rinciannya, ia mencetak 5 gol dan 7 assist. Statistik yang diharapkan bisa meningkat bersama Persib.
Bagian regenerasi
Pemain lain? Sebelumnya, Hodak sudah memastikan, perekrutan pemain yang dilakukan Persib berdasarkan rencana yang sudah dirancang. Sementara Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan memberikan rambu-rambu, perekrutan pemain musim ini tidak terlepas dari program regenerasi bertahap tanpa harus mengorbankan karakter klub yang selalu ingin menjadi yang terbaik.

“Regenerasi pemain itu mungkin akan membuat langkah kita berat, tapi bisa juga tidak. Belajar dari kejayaan di masa lalu yang untuk mengembalikannya harus melewati puasa gelar yang cukup lama, saya berpikir, sekaranglah saatnya melakukan regenerasi. Solusinya, peremajaan tim dilakukan secara bertahap, misalnya dalam 10 tahun ke depan. Yang penting road map-nya sudah ada,” kata Adhitia dalam berbagai kesempatan.
Proyek regenerasi Persib tanpa harus mengorbankan karakter dan target menjadi yang terbaik di kompetisi domestik maupun Asia, tergambar dari delapan pemain anyar yang sejauh ini sudah diumumkan. Selain kualitas dan kapasitas pemain, serta kebutuhan tim, hampir semua pemain baru yang direkrut berumur di bawah 30 tahun, bahkan beberapa berada di usia emas.
Perhatikan, Saddil Ramdani (26 tahun), Al Hamra Hehanussa (25), Wiliam Marcilio (28), Alfeandra Dewangga (23), Rosembergne “Berguinho” da Silva (28) dan Adam Przybek (25). Memang Luciano “Lucho” Guaycochea, Julio Cesar, dan Uilliam Barros Pereira usianya sudah menginjak 30 tahun, tetapi masih lebih muda dari beberapa pemain musim lalu seperti Victor Igbonefo (39), Ciro Alves (36), David da Silva (35), Tyronne del Pino (34) dan Nick Kuipers (32).
Kendati demikian, sejumlah posisi vital yang ditinggalkan pemain pilar pada musim lalu memang masih perlu ditambal. Di lini belakang, misalnya, posisi yang ditinggalkan Nick Kuipers dan Gustavo Franca masih harus diisi pemain baru.
Namun, kekosongan posisi itu pasti sudah dipikirkan Hodak. Lagi pula, masa bursa transfer pemain masih panjang. Persib masih sangat mungkin bakal mengumumkan para pemain barunya dalam beberapa hari ke depan.
“Tunggu saja, kejutannya,” begitu kata Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama.***