27 April 2026
000_36PV9HD.jpg

Jakarta (ANTARA) – Aktor ternama Brad Pitt menilai lebih sulit menjadi pembalap Formula 1 dibandingkan berprofesi di dunia peran sebagai aktor.

Menurut Brad Pitt para pembalap begitu punya sorotan yang lebih sehingga menuai kritikan pedas dari penggemarnya jika dibandingkan dengan profesinya sebagai aktor.

“Pembalap-pembalap itu sangat disorot dan olahraga itu sangat dihormati dan ada begitu banyak dari kita yang berpikir bahwa kita juga bisa melakukannya (sebagai pembalap), hanya karena kita mengemudikan mobil dengan cepat di jalan bebas hambatan atau semacamnya,” ujar Brad Pitt dikutip dari Motorsport, Kamis.

“Mereka mendapatkan begitu banyak omong kosong. Hal ini sangat mengejutkan bagi saya. Mereka harus memiliki kulit yang lebih tebal dari saya,” imbuh Brad Pitt.

Pernyataan Brad Pitt tentu saja tidak salah. Mengingat begitu kerasnya kritikan yang menyerang para pembalap Formula 1 sehingga membuat mental para pembalap memang harus diasah untuk bisa mengatasi kondisi tersebut.

Baca juga: Brad Pitt pamerkan tato dalam cuplikan film F1

Brad Pitt kini mempunyai peran sebagai pembalap dalam film dokumenter bertajuk “Formula 1 The Movie”.

Film yang disutradarai oleh Joseph Kosinki tersebut mengangkat kisah perjuangan dari Sonny Hayes (yang diperankan Brad Pitt) membalap di tahun 1990-an dan mengalami kecelakaan yang mengerikan.

Kemudian Hayes yang memutuskan pensiun dari lintasan mendapatkan panggilan sebagai pelatih pembalap rookie yang akan tampil di Formula 1, Joshua “Noah” Pierce.

Film ini dijadwalkan akan rilis pada 25 Juni secara serempak di bioskop seluruh dunia.

Baca juga: Film F1 siap hadir di layar lebar global pada 25 Juni 2025

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *