28 April 2026
IMG_20250603_222855.jpg

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Prawira Bandung David Singleton tidak mau menganggap remeh Rajawali Medan, saat kedua tim bersua dalam pertandingan pekan ke-18 Indonesian Basketball League (IBL) 2025, di C-Tra Prawira Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (4/6) sore mendatang.

Ia mengatakan, tim asuhannya tidak akan menganggap Rajawali sebagai lawan yang mudah dan justru akan mewaspadai pergerakan oleh Quintin Dove dan kawan-kawan.

“Rajawali pasti akan tampil ngotot dan tanpa beban, ditambah mereka punya pelatih yang baru dan ingin mengakhiri musim dengan sebagus mungkin, jadi saya merasa mentalitas bertanding yang kuat akan mereka tampilkan,” kata pelatih yang kerap disapa Coach Dave di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut dia mengatakan, para pemain diimbau untuk tidak lengah dan memandang sebelah mata, meski Para Raja berada di peringkat dasar atau ke-14 klasemen sementara IBL.

Baca juga: Pelatih Prawira sebut banyak pemain yang mulai berkontribusi poin

Namun, meski begitu Coach Dave percaya diri timnya mampu memberikan penampilan terbaik di pertandingan nanti.

“Persiapan kami tetap berjalan dengan bagus dan saya malah menyukai situasi saat ini karena banyak hari libur, tetapi juga banyak sesi latihan, sehingga kami berada di waktu atau ritme yang bagus dalam bermain,” ujar pria yang juga pelatih tim nasional bola basket senior putra Indonesia itu.

Prawira Bandung siap melanjutkan tren kemenangan saat menjamu Rajawali Medan pada pekan ke-18 IBL musim ini.

Sebelumnya, Yudha Saputera dan kawan-kawan mencatatkan tiga kemenangan beruntun di babak reguler, yakni 64-55 melawan Hangtuah Jakarta, 92-80 saat bersua Satya Wacana Salatiga, dan menundukkan Borneo Hornbills dengan skor 92-62.

Baca juga: Prawira Bandung taklukkan Satya Wacana 92-80

Baca juga: Ross sebut Prawira ingin bangun konsistensi jelang “playoffs” IBL 2025

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *