Kami menargetkan komik terkait Pangeran Diponegoro tersebut akan selesai pada Juli mendatang
Jakarta (ANTARA) – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) akan membuat komik yang berasal dari naskah kuno yang menceritakan kisah hidup Pangeran Diponegoro atau yang dikenal dengan Babad Diponegoro.
“Pada tahun ini, kami akan membuat 25 serial komik terkait Pangeran Diponegoro. Komik ini berasal dari Babad Diponegoro yang menceritakan kisah Pangeran Diponegoro dari lahir hingga meninggal,” ujar Kepala Perpusnas, E Aminudin Azis di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan, upaya alih visual dari naskah kuno menjadi komik tersebut, merupakan upaya dari Perpusnas untuk menarik minat generasi muda untuk mempelajari naskah-naskah kuno yang ada di Indonesia.
Perpusnas berkolaborasi dengan komunitas maupun asosiasi komik dalam upaya inovatif tersebut.
Baca juga: Kemarin, penjelasan soal mutasi dokter hingga Sekolah Rakyat
“Kami menargetkan komik terkait Pangeran Diponegoro tersebut akan selesai pada Juli mendatang,” jelas dia.
Selain Babad Diponegoro, sejumlah naskah kuno lainnya juga akan dialihvisualkan. Dengan demikian diharapkan masyarakat khususnya generasi muda dapat mempelajari sejarah dan budaya Indonesia.
Perpustakaan, lanjut dia, tidak lagi hanya berperan sebagai penyimpan bahan pustaka. Akan tetapi juga sebagai produsen bahan bacaan yang menarik dan mudah diakses.
Menurut dia, langkah itu menunjukkan perubahan paradigma perpustakaan sebagai pusat literasi yang lebih dinamis dan inovatif.
Untuk mencapai hal itu, perlu upaya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar upaya peningkatan minat baca dapat berjalan efektif.
Baca juga: Perpusnas bangun 21 gedung perpustakaan berstandar nasional
Pewarta: Indriani
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025