24 April 2026
Bina-Niaga-Multiusaha_1.jpg

Jakarta (ANTARA) – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (DTKTE) DKI Jakarta menyatakan bahwa pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Rooftop (PLTSR) di gedung-gedung pemerintahan bisa menghemat biaya listrik hingga Rp3,8 juta per bulan.

“Penghematan listrik PLN masing-masing gedung cukup signifikan,” kata Kepala DTKTE DKI Jakarta Hari Nugroho di Jakarta, Jumat.

Saat ini, PLTSR telah dipasang di 33 gedung mulai dari kantor kelurahan, puskesmas, kantor kecamatan dan lainnya dalam rangka memanfaatkan energi terbarukan.

Hari mencontohkan pemasangan PLTSR di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit sebesar 25 KW dengan produksi listrik sekitar 2.760 dan ketika dikonversi penghematan dapat mencapai Rp3,8 juta per bulan.

“Begitu juga di gedung bisnis Jakarta Islamic Center dengan produksi listrik 4.090 dan dapat efisiensi per bulan hampir Rp6 juta,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa dari data yang ada menunjukkan penghematan listrik PLN di gedung yang telah dipasang PLTSR rata-rata bisa mencapai Rp3,8 juta per bulan.

“Selain itu, PLTSR juga dapat mengurangi emisi karbon sekitar 322 ton CO2,” ujarnya.

Hari mengatakan dengan penghematan itu, program pemasangan PLTSR di gedung pemerintahan akan terus dilakukan.

Baca juga: Studi: Tenaga surya opsi terbaik RI capai target 75 GW lebih cepat
Baca juga: Pembangunan PLTS Danau Singkarak libatkan BRIN untuk monitoring

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *