21 April 2026
WhatsApp-Image-2025-02-10-at-14.11.35.jpeg

Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terus berupaya meningkatkan pembinaan atlet berprestasi melalui penerapan sport science yang maksimal. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, melakukan kunjungan ke Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Jakarta 2 untuk menjajaki peluang kerja sama strategis dalam bidang ini.

“Saya sangat terkesan dengan profil Poltekkes Jakarta 2. Ini adalah peluang yang sangat baik bagi KONI Pusat untuk menjalin kerja sama dan memanfaatkan potensi akademis yang ada untuk kemajuan olahraga prestasi,” kata Marciano Norman melalui keterangan tertulisnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya KONI Pusat untuk memperkuat jaringan kerja sama dengan perguruan tinggi, khususnya dalam memanfaatkan potensi program studi di Poltekkes Jakarta 2 untuk mendukung pembinaan atlet. Marciano Norman berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas di tingkat pusat, tetapi juga melibatkan KONI Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

“Saya berharap ini bukan hanya kerja sama di tingkat pusat, tetapi juga dapat melibatkan KONI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Tb. Lukman Djajadikusuma, memberikan motivasi kepada mahasiswa yang hadir, menekankan pentingnya keseimbangan antara olahraga dan pendidikan. Kepala Bidang Sport Science KONI Pusat, Dr. Lilik Sudarwati, menjelaskan pentingnya pemanfaatan ilmu pengetahuan dalam mencetak atlet berprestasi.

Direktur Poltekkes Jakarta 2, Dr. Reni Chairani, menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan berharap dapat memberikan manfaat besar bagi dunia olahraga Indonesia, khususnya dalam pengembangan tenaga medis pendukung. Kerja sama ini diharapkan dapat melengkapi kerja sama KONI Pusat dengan Poltekkes Jakarta 3 yang telah terjalin sebelumnya, yang fokus pada paramedis.

Kerja sama antara KONI Pusat dan Poltekkes Jakarta 2 diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan olahraga di Indonesia, baik dalam aspek pembinaan atlet maupun pengembangan teknologi kesehatan yang mendukung kinerja mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *