Jakarta – Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, memuji mentalitas timnya saat mengalahkan Bali United pada pekan ke-18 Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu malam. Dikutip dari laman resmi klub, Senin, Rospide mengatakan bahwa mentalitas petarung yang dimiliki Persik Kediri membantu mereka meraih kemenangan 3-1 atas Bali United.
“Saya pikir kami layak meraih kemenangan atas Bali United karena seluruh pemain tahu betapa pentingnya laga ini dan mereka juga tahu bagaimana cara untuk meraihnya. Semua bekerja keras saat latihan dan di sepanjang pertandingan,” ungkap Rospide.
Salah satu pemain yang mendapatkan sorotan pada pertandingan ini adalah bek Hamra Hehanusa yang bermain dengan jahitan di kepalanya setelah mengalami benturan. Mengenai hal tersebut, pelatih asal Brasil itu menjelaskan bahwa mentalitas petarung yang dimiliki oleh Hamra membuat dirinya terus bermain selama 82 menit. Rospide menjelaskan bahwa setelah laga yang melelahkan untuk Hamra, saudara kandung bek sayap Persib Bandung Rezaldi Hehanusa tersebut kini akan menjalani pemulihan.
“Saya senang dengan mentalitas petarung, tidak mau menyerah, dan saling melindungi satu sama lain. Awalnya saya berpikir setelah benturan tersebut kami harus melakukan pergantian pemain, namun Hamra tetap ingin bermain meskipun di babak kedua kami tidak ingin mengambil risiko lebih besar,” jelas Rospide.
“Namun, Hamra masih bisa berlatih seperti biasa. Mungkin dalam 4-6 hari jahitannya sudah bisa dilepas. Semoga di laga berikutnya melawan PSS Sleman, Hamra tetap bisa bermain seperti biasanya,” pungkasnya.
Selanjutnya, pada pekan ke-19 Liga 1 Indonesia, Persik Kediri dijadwalkan akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu (19/1) pukul 15.30 WIB.