Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) menggelar rekonstruksi kasus penembakan di Rest Area KM 45, Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Tangerang, Banten, yang melibatkan tiga oknum anggota TNI AL dan mengakibatkan satu orang tewas. Rekonstruksi dimulai dari titik awal terjadinya peristiwa, yakni di Rest Area KM 45, Tol Tangerang-Merak, tepatnya di Desa Pabuaran, Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Jumat pukul 23.00 WIB. “Iya malam ini dari pihak Puspomal menggelar rekonstruksi,” kata Kasatreskrim Polresta Tangerang Kompol Arief di Tangerang, Banten, Jumat.
Dalam rangkaian rekonstruksi ini, jajaran Polresta Tangerang dan Polda Banten menyiapkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan di beberapa titik lokasi gelar perkara tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga tersangka penembakan, yaitu Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA, dihadirkan pada rekonstruksi tersebut. Sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di Rest Area KM 45, Tol Tangerang-Merak, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (2/1). Dalam insiden itu, terdapat dua korban, yaitu IAR dan RAB. Satu dari dua korban tersebut adalah bos rental mobil yang meninggal dunia setelah terkena peluru di bagian dadanya.
Pada Jumat (3/1), polisi berhasil mengamankan pelaku penyewa mobil rental, AS dan IS, di daerah Pandeglang, Banten. Kemudian, pelaku penembakan yang merupakan anggota TNI AL juga ditangkap oleh personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), yakni Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA. Ketiga anggota TNI AL yang diamankan adalah rekan dan tidak memiliki peran spesifik dalam kasus tersebut.