Bali.Dewa News –
Badung – Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya melakukan kegiatan korvei aksi bersih sampah laut di Pantai Kedonganan, Badung, Jumat (6/2) kemarin.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan kolaboratif menjaga kebersihan pesisir sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Dewata. Aksi bersih pantai ini melibatkan kurang lebih 5.000 peserta yang terdiri dari personel Polri, TNI, DLHK Badung, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta para relawan lingkungan.
Aksi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas bersama instansi terkait. Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Gubernur Wayan Koster.
Menteri Pariwisata Widiyanti menegaskan bahwa persoalan kebersihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor, mulai dari akademisi, komunitas, dunia usaha, hingga relawan yang turun langsung menjaga kebersihan Bali sebagai wajah pariwisata Indonesia.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah yang harus dihadapi dengan kerja sistematis dan berkelanjutan. Bali diharapkan menjadi contoh nasional dalam pengelolaan sampah, sehingga seluruh komponen masyarakat diminta menjaga komitmen untuk terus bergerak bersama melawan sampah.
Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan pantai di sektor-sektor yang telah ditentukan sepanjang Pantai Kedonganan. Peralatan yang digunakan antara lain sapu dan karung sampah, satu unit excavator, 50 dump truk, serta lima loader milik DLHK Badung untuk mempercepat proses pengangkutan sampah.
Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
“Menjaga kebersihan pantai bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menjaga masa depan pariwisata dan ekonomi Bali. Polri bersama seluruh elemen masyarakat akan terus hadir dan berkolaborasi dalam setiap gerakan positif demi Bali yang bersih, sehat, dan berdaya saing global,” kata Kapolda Bali.
Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa kebersihan pantai harus menjadi budaya sehari-hari. Sinergi pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Bali sebagai etalase pariwisata nasional yang bersih dan lestari.
Berikut beberapa hal penting yang diperoleh dari kegiatan tersebut:
- Partisipasi luas: Aksi bersih pantai ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk institusi pemerintah, TNI, Polri, dan komunitas lokal.
- Peralatan yang digunakan: Terdapat peralatan seperti sapu, karung sampah, excavator, dump truk, dan loader untuk mempercepat proses pengangkutan sampah.
- Tujuan jangka panjang: Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai bagian dari pariwisata berkelanjutan.
- Dukungan pemerintah: Ada komitmen kuat dari pemerintah pusat dan daerah untuk terus mendukung inisiatif lingkungan.
- Peran masyarakat: Masyarakat diharapkan aktif dalam menjaga kebersihan pantai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Dengan partisipasi aktif dari berbagai pihak, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Bali. Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat yang ingin Bali tetap menjadi destinasi wisata yang indah dan berkelanjutan.