Daftar Tarif Listrik PLN Terbaru per 8 Januari 2026
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan tarif listrik yang akan berlaku mulai 1 Januari 2026 hingga tiga bulan ke depan. Tarif ini mencakup berbagai golongan pelanggan, baik rumah tangga, bisnis, industri, fasilitas pemerintah, maupun pelayanan sosial.
Penetapan Tarif Listrik
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyampaikan bahwa tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi tidak mengalami penyesuaian. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta memberikan kepastian bagi pelaku usaha di awal tahun 2026.
Tri juga menegaskan bahwa tarif listrik bagi 25 golongan pelanggan lainnya tetap tidak berubah. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan keterjangkauan tarif listrik.
Dasar Perhitungan Tarif Listrik
Penetapan tarif listrik bagi pelanggan non-subsidi dilakukan setiap tiga bulan. Hal ini mengacu pada perubahan realisasi parameter ekonomi makro, seperti kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).
Selain itu, Kementerian ESDM meminta PT PLN (Persero) untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik. PLN juga diminta meningkatkan kualitas pelayanan dan mengoptimalkan efisiensi operasional guna memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan.
Rincian Tarif Listrik per 1 Januari 2026
Berikut rincian tarif listrik yang berlaku mulai 1 Januari 2026:
Tarif Listrik untuk Rumah Tangga:
– Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
– Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
– Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
– Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
– Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh
Tarif Listrik untuk Bisnis:
– Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
– Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
Tarif Listrik untuk Industri:
– Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
– Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh
Tarif Listrik untuk Fasilitas Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum:
– Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
– Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
– Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
– Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh
Tarif Listrik untuk Pelayanan Sosial:
– Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
– Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
– Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
– Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
– Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
– Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh
Tarif Listrik Subsidi untuk Rumah Tangga:
– Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
– Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh
Imbauan Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk menggunakan energi listrik secara bijak sebagai bagian dari upaya bersama mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.