Gresik Phonska Pupuk Indonesia Berusaha Meraih Gelar Juara Pertama di Proliga 2026
Gresik Phonska Pupuk Indonesia, yang sebelumnya enam kali finis sebagai runner-up Proliga, kembali berusaha meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Tim yang dikenal dengan nama Petrokimia ini memulai musim 2026 dengan pendekatan baru, yaitu merekrut pelatih asing asal Italia, Alessandro Lodi.
Pendekatan ini dilakukan setelah tim mengalami beberapa kali kegagalan dalam meraih gelar juara. Dengan adanya pelatih asing, diharapkan ada perbaikan dari segi teknikal dan strategi bermain. Lodi, yang sebelumnya menangani klub Filipina Farm Fresh Foxies, diperkenalkan bersama 20 pemain saat acara launching tim untuk Proliga 2026 pada Selasa (6/1) kemarin.
Manajer tim Gresik Phonska, Haris Tunggul Uji Prasetya, menyatakan bahwa tahun ini persiapan lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Kami evolusi dari tahun lalu dan coba maju lagi. Sejak awal coach Lodi sudah kami libatkan agar programnya bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Daftar Pemain Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
SETTER
2 Ajeng Nur Cahaya – 167 cm – 19 tahun
12 Noerma Lisa Putri – 175 cm – 23 tahun
24 Arnetta Putri Amelia – 173 cm – 23 tahun
26 Adensa Laurel Saputra – 172 cm – 18 tahun
OPPOSITE
4 Bella Sabrina – 175 cm – 25 tahun
OUTSIDE HITTER
5 Mediol Sriyanti Yoku – 169 cm – 26 tahun
6 Nabila Purwitasari – 173 cm – 21 tahun
8 Putri Nur Hidayanti Agustin – 178 cm – 21 tahun
22 Annie Mitchenson (AS) – 192 cm – 31 tahun
23 Oksandra Byersko (Ukraina) – 193 cm – 30 tahun
34 Farida Syifa – 173 cm – 17 tahun
55 Malikhia Aurora – 174 cm – 15 tahun
MIDDLE BLOCKER
9 Ibovna Anindya – 176 cm – 14 tahun
11 Dheva Cahya Pratiaka – 178 cm – 25 tahun
15 Geofanny Eka Cahyaningtyas – 175 cm – 20 tahun
18 Rika Dwi Lestari – 185 cm – 23 tahun
19 Shella Bernadetha Oinnan – 181 cm – 26 tahun
28 Syakirah Athania – 177 cm – 15 tahun
LIBERO
1 Yulis Indahyani – 167 cm – 35 tahun
16 Siti Romadhani – 169 cm – 25 tahun
17 Nandita Ayu Salsabila – 173 cm – 28 tahun
STAF KEPELATIHAN
Alessandro Lodi (Italia) – Pelatih Kepala
Pedro Lilpaly – Asisten Pelatih I
Niko Dwi Purwanto – Asisten Pelatih II
Proses Seleksi Pelatih Asing
Proses pemilihan pelatih asing tidak instan. Ada sekitar enam hingga tujuh kandidat yang diseleksi. “Terakhir tinggal tiga dan kami pilih satu yang cocok,” kata Haris kepada Jawa Pos. “Kami pilih yang semangatnya sama, kami ingin membangun kolektif, bukan sekadar membeli pemain atau pelatih asing,” tegasnya.
Haris menjelaskan bahwa filosofi kepelatihan dari Italia menjadi alasan utama pemilihan tersebut. “Ciri pelatih Italia itu fokus pada tim, bukan hanya satu-dua pemain. Ini yang kami cari, agar pemain lokal ikut berkembang dan tidak hanya bergantung pada pemain asing,” harap Haris.
Rekrut Nandita Ayu
Selain merekrut pelatih anyar, Petrokimia juga menggaet satu pemain langganan juara, yakni Nandita Ayu Salsabila. Selama empat musim terakhir dari 2022 sampai 2025, Nandita selalu berhasil mengantarkan tim yang dibelanya menjadi juara Proliga. Mulai dari Bandung BJB Tandamata pada 2022 dan 2023, serta Jakarta BIN (2024) dan Jakarta Pertamina (2025).
Nandita sebelumnya juga jadi kunci Petrokimia meraih gelar Livoli secara berturut tiga musim terakhir (2023–2025). Meski begitu, libero berusia 28 tahun itu belum pernah sekalipun membela Petrokimia di ajang Proliga.
Keberadaan Nandita, bersama sejumlah pemain non-binaan seperti Shella Bernadetha, diharapkan mampu membawa Petrokimia meraih gelar. “Memang base tim ini (ketika juara Livoli) kami lanjutkan, kami tambahkan dengan pemain asing. Mudah-mudahan ini menjadi racikan yang pas.”