23 April 2026
AA1jzq5N.jpg

Kementerian Perindustrian Melaporkan 24 Perusahaan Terkontaminasi Radioaktif di Kawasan Industri Modern Cikande

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melaporkan bahwa terdapat 24 perusahaan di Kawasan Industri Modern Cikande (KIMC) yang terkena kontaminasi radioaktif zat Cesium-137. Salah satu perusahaan yang disebut terkontaminasi adalah PT Charoen Pokphand Indonesia. Namun, perusahaan tersebut membantah adanya fasilitas produksi di kawasan industri tersebut.

Dalam pernyataannya, Corporate Secretary Charoen Pokphand Indonesia Tbk Hadijanto Kartika menyatakan bahwa perseroan dan entitas anaknya tidak memiliki fasilitas produksi di KIMC. Ia menegaskan bahwa perusahaan tersebut tidak termasuk dalam daftar 22 industri yang terdampak proses dekontaminasi radioaktif.

Meskipun ada 24 pabrik yang terkena dampak, pemerintah memastikan bahwa proses dekontaminasi telah selesai dilakukan pada bulan lalu. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Setia Diarta menjelaskan bahwa 22 dari 24 pabrik tersebut telah selesai melalui proses dekontaminasi pada akhir bulan lalu.

Pabrik-Pabrik yang Terkena Kontaminasi

Setia mengungkapkan bahwa ada tiga industri pangan olahan yang memiliki radiasi Cesium-137 dengan laju dosis antara 1,6 hingga 152 microSievert per jam. Ketiga pabrik tersebut adalah PT Bahari Makmur Sejahtera, PT Kanemory, dan PT Charoen Pokphand Indonesia, Food Division – Cikande 1.

Selain itu, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mencatat cemaran dengan dosis sekitar 1 microSievert per jam dalam PT Nikomas Gemilang pada 21 Agustus 2025. Nikomas Gemilang merupakan produsen alas kaki untuk merek internasional seperti Nike, Adidas, Puma, Asics, dan New Balance.

Sementara itu, Bapeten menemukan cemaran radioaktif Thorium-232 di PT Asa Bintang Pratama akhir Agustus. PT Asa Bintang Pratama adalah salah satu pabrik yang memasok tabung gas LPG untuk PT Pertamina.

Titik-Titik dengan Dosis Radioaktif Tinggi

Setia juga menunjukkan bahwa terdapat tiga titik di KIMC dengan dosis radioaktif yang tinggi. Pertama, lahan kosong di jalan Kampung Sadang mencapai 10.000 mikro Sievert per jam. Kedua, belakang PT Vita Prodana Mandiri mencapai 1.000 microSievert per jam. Ketiga, PT Peter Metal Technology memiliki dosis sekitar 700 microSievert per jam.

Meskipun demikian, Setia meyakini bahwa cemaran yang ditemukan dalam perusahaan yang memproduksi barang yang langsung dinikmati konsumen aman untuk dikonsumsi. Berikut adalah daftar lengkap 24 perusahaan yang terkontaminasi zat radioaktif pada akhir Agustus 2025:

  • PT Bahari Makmur Sejati
  • PT Nikomas Gemilang
  • PT Citra Baru Steel
  • PT Valero Metals Jaya
  • PT Universal Eco Pacific
  • PT Sinta Baja Jaya
  • PT Crown Steel
  • PT Sentosa Harmony Steel
  • PT Vita Prodana Mandiri
  • PT Kanemory
  • PT Charoen Pokphand Indonesia
  • PT Peter Metal Technology
  • PT Growth Nusantara Industry
  • PT Asa Bintang Pratama
  • PT Cahaya Logam Cipta Murni
  • PT Ediral Tritunggal Perkasa
  • PT Ever Loyal Copper
  • PT Hightech Grand Indonesia
  • PT Jongka Indonesia
  • PT Kabatama Raya
  • PT New Asia Pacific Copper Indonesia
  • PT O.M. Indonesia
  • PT Zhongtian Metal Indonesia
  • PT Luckione Environment Science Indonesia

Pemerintah tetap berkomitmen untuk memastikan keamanan lingkungan dan produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan di KIMC. Proses dekontaminasi yang telah rampung diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *