22 April 2026
WhatsApp-Image-2025-02-03-at-19.15.38.jpeg

Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Bimo Ariotedjo menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran belanja kementerian/lembaga, yang diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto, tidak akan mengganggu persiapan atlet nasional. Hal ini disampaikan setelah terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

“Ya, ini kan seluruh kementerian lembaga dilakukan efisiensi. Sementara ini kami, Kemenpora, sedang menghitung efisiensi yang bisa kami lakukan. Pastinya kami sangat setuju banyak hal-hal yang harus jadi produktif, dan harus dikurangi agar lebih hemat dan, bisa mendukung program prioritas Bapak Presiden,” kata Menpora Dito setelah mengikuti Rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Senin.

Menpora Dito menjelaskan bahwa target efisiensi anggaran yang diberikan oleh Menteri Keuangan sedang dalam tahap diskusi dan finalisasi di Kemenpora. Ia belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai sektor mana saja yang akan mengalami efisiensi.

“Itu kan efisiensi yang diberikan target oleh Menteri Keuangan. Saat ini kami dalam rangka diskusi dan insyaallah nanti kami akan melakukan finalisasi berapa efisiensi yang akan dilakukan dari Kemenpora,” lanjutnya.

Namun, Menpora Dito memastikan bahwa efisiensi anggaran tidak akan mengganggu persiapan atlet menuju ajang-ajang penting seperti Asian Games, Olimpiade, dan kualifikasi Piala Dunia 2026. “Pastinya arahannya adalah bagaimana dengan efisiensi ini persiapan atlet menuju Asian Games terus Olimpiade dan juga kualifikasi Piala Dunia (2026) ini tidak terganggu,” ujarnya.

Dalam berbagai pemberitaan, Menpora Dito disebut telah melakukan pemangkasan anggaran Kemenpora hingga Rp500 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *