21 April 2026
antam.jpg

Harga Emas Antam Turun Tajam Pada 20 April 2026

Pada perdagangan Senin, 20 April 2026, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang dikenal sebagai emas Antam mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas batangan Antam hari ini turun sebesar Rp44.000 per gram. Kini harga emas Antam dipatok di angka Rp2.840.000 per gram, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.884.000 per gram.

Penurunan ini menjadi salah satu koreksi terbesar dalam beberapa waktu terakhir setelah harga emas sempat bergerak stabil di kisaran tinggi. Selain harga jual, nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga ikut mengalami penurunan. Harga buyback emas Antam tercatat turun Rp41.000 menjadi Rp2.640.000 per gram. Harga buyback ini merupakan nilai yang akan diterima pemilik emas jika menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam.

Sebelumnya, emas Antam sempat mencatatkan rekor harga tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026. Saat itu, harga emas mencapai Rp3.168.000 per gram, sementara harga buyback berada di level Rp2.989.000 per gram. Informasi harga emas Antam tersebut bersumber dari laman resmi Logam Mulia yang merupakan unit bisnis dari PT Aneka Tambang Tbk, sehingga data yang disajikan dinilai akurat dan menjadi acuan bagi masyarakat maupun investor.

Berikut daftar harga emas Antam per Senin, 20 April 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.470.000
  • 1 gram: Rp2.840.000
  • 2 gram: Rp5.630.000
  • 3 gram: Rp8.427.000
  • 5 gram: Rp14.015.000
  • 10 gram: Rp27.950.000
  • 25 gram: Rp69.710.000
  • 50 gram: Rp139.255.000
  • 100 gram: Rp278.360.000
  • 250 gram: Rp695.590.000
  • 500 gram: Rp1.390.900.000
  • 1.000 gram: Rp2.780.600.000

Meski hari ini mengalami penurunan, sejumlah analis pasar masih memandang prospek harga emas dalam jangka pendek cukup positif. Survei mingguan yang dilakukan oleh Kitco News menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap emas masih cenderung bullish. Dalam survei tersebut, sebanyak 10 analis dari kalangan Wall Street memberikan pandangannya terhadap pergerakan harga emas. Delapan analis atau sekitar 80 persen memprediksi harga emas berpotensi kembali naik pada pekan ini. Sementara dua analis lainnya atau sekitar 20 persen memperkirakan akan terjadi koreksi harga.

Sentimen serupa juga terlihat dari investor ritel. Dari 47 responden dalam jajak pendapat daring Kitco, sebanyak 33 investor atau sekitar 70 persen memperkirakan harga emas akan kembali menguat. Sembilan responden atau sekitar 19 persen memprediksi harga akan turun, sementara lima responden lainnya atau sekitar 11 persen memperkirakan harga emas akan bergerak stabil.

Optimisme pasar tersebut juga dipengaruhi oleh harapan meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk potensi gencatan senjata dalam konflik regional yang sebelumnya memicu volatilitas harga emas di pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *