21 April 2026
AA21hv1G.jpg

Target Penjualan 2026 yang Realistis

PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), sebuah perusahaan properti terkemuka di Indonesia, telah menetapkan target penjualan pemasaran atau marketing sales sebesar Rp2,8 triliun pada tahun 2026. Target ini dirancang untuk mencerminkan kondisi pasar yang dinamis dan tidak pasti saat ini.

Direktur Corporate Finance ASRI, Edward Tanuwijaya, menjelaskan bahwa target tersebut didukung oleh kontribusi yang seimbang dari pengembangan hunian dan komersial. Dalam rincian penjualan, segmen hunian Alam Sutera diperkirakan memberikan kontribusi sebesar Rp1,6 triliun, sementara hunian Suvarna Sutera akan memberikan kontribusi sekitar Rp700 miliar. Selain itu, unit komersial juga diharapkan dapat menyumbang sekitar Rp500 miliar.

Edward menekankan bahwa target pertumbuhan marketing sales pada 2026 ditetapkan secara konservatif mengingat ketidakpastian kondisi geopolitik yang dapat memengaruhi permintaan properti dalam negeri. Hal ini menunjukkan strategi perusahaan yang berhati-hati dalam menghadapi tantangan eksternal.

Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya

Pada tahun 2025, ASRI berhasil mencatat total marketing sales sebesar Rp2,44 triliun. Segmen hunian masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 70% dari total penjualan, sedangkan segmen komersial menyumbang sekitar 30%.

Penjualan hunian tapak atau landed house mencapai Rp1,72 triliun. Angka ini terutama didorong oleh proyek Alam Sutera Township sebesar Rp1,34 triliun, diikuti oleh Suvarna Sutera Township sebesar Rp381 miliar. Permintaan hunian tetap kuat, didukung oleh beragam pilihan produk, harga yang menarik, serta kebutuhan nyata dari konsumen atau end user.

Sementara itu, penjualan dari segmen komersial mencapai Rp717 miliar. Capaian ini didorong oleh permintaan yang solid terhadap unit komersial di kawasan Alam Sutera dan Suvarna Sutera, menunjukkan minat yang terus berlanjut dari pelaku usaha maupun investor.

Strategi dan Kontribusi Segmen

Segmen hunian tetap menjadi fokus utama bagi ASRI, karena permintaan yang stabil dan kuat dari masyarakat. Proyek-proyek seperti Alam Sutera Township dan Suvarna Sutera Township terbukti mampu menarik minat para pembeli, baik untuk tinggal maupun investasi. Harga yang kompetitif dan pilihan produk yang beragam menjadi faktor utama dalam meningkatkan penjualan.

Di sisi lain, segmen komersial juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Permintaan terhadap unit komersial di kawasan Alam Sutera dan Suvarna Sutera menunjukkan bahwa pasar komersial tetap menarik bagi investor dan pelaku bisnis. Keberadaan kawasan yang berkembang dan infrastruktur yang lengkap membuat kawasan ini menjadi pilihan utama bagi pengusaha.

Kondisi Pasar dan Tantangan

Meskipun target penjualan 2026 terlihat optimis, Edward Tanuwijaya mengakui bahwa ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Ketidakpastian global dan situasi politik yang tidak stabil bisa memengaruhi permintaan properti di dalam negeri. Oleh karena itu, perusahaan memilih untuk menetapkan target yang realistis agar dapat tetap stabil dalam menjalankan operasionalnya.

Dengan strategi yang terencana dan kontribusi yang seimbang dari berbagai segmen, ASRI berharap mampu mencapai target penjualan yang ditetapkan. Dengan demikian, perusahaan siap menghadapi tantangan pasar dan tetap menjadi salah satu pemain utama dalam industri properti Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *