22 April 2026
AA1ZTihQ.jpg

Visi Kerja Sama antara Iran dan Kota Solo

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, H.E. Mr. Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan rencana negaranya untuk menjajaki kerja sama di berbagai bidang dengan Kota Solo, Jawa Tengah. Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuan dengan Wali Kota Solo, Respati Ardi, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, pada Rabu, 1 April 2026.

Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas pertemuan tersebut. Dalam diskusi, Iran membahas berbagai isu, mulai dari solidaritas hingga peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua pihak. Menurutnya, kerja sama dengan Kota Solo akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Bapak Wali Kota Solo menyampaikan pesan solidaritas masyarakat Solo terhadap Iran serta kecaman atas serangan yang menimpa Iran. Dukungan ini sangat berarti bagi kami yang tengah menghadapi perang yang dipaksakan oleh rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat,” ujar Boroujerdi didampingi penerjemahnya, Ali, seusai pertemuan di Balai Kota Solo.

Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

Boroujerdi juga mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Pemerintah Kota Solo mencakup kemungkinan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan. Ia menuturkan bahwa kedua pihak menjajaki peluang untuk membangun kemitraan yang lebih konkret, termasuk kemungkinan penandatanganan kesepakatan lanjutan.

“Tentu Solo merupakan sebuah kota yang penuh sejarah, sebuah kota yang penting dari segi sejarah latar belakang, peradaban budaya dan ekonomi yang berjalan di kota ini,” ungkapnya.

Membentuk Tim untuk Kajian Kerja Sama Kota Kembar

Ia menambahkan bahwa salah satu opsi yang dibahas adalah pembentukan kerja sama Sister City atau Kota Kembar antara Surakarta atau Solo dan salah satu kota di Iran yang memiliki karakteristik serupa. Dia akan membentuk tim untuk melakukan kajian tentang hal itu.

“Kami akan membentuk tim dari Kedutaan Besar Iran yang akan melakukan kajian untuk menentukan kota yang memiliki kesamaan dari segi sejarah, budaya, dan ekonomi sebelum diajukan kepada Wali Kota,” tuturnya.

Boroujerdi juga menyebut proses tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu mendatang. Setelah penjajakan rampung, pihaknya akan mengusulkan kota yang sesuai.

“Insya Allah setelah proses penjajakan ini selesai, kami akan mengusulkan kota yang sesuai,” katanya.

Tanggapan Wali Kota Solo

Respati Ardi menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan memastikan akan segera memproses tahapan-tahapan untuk dapat direalisasikan.

“Tentu potensi ekonomi yang terpenting adalah dampak. Ke depan kita akan ukur dampaknya, manfaatnya karena ada misi ekonomi yang membawa kebaikan pasti akan kita jalankan,” kata Respati.

Dia juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang terjadi di Iran. Dia berharap situasi konflik yang tengah menimpa Iran bisa segera selesai. Jika kondisi sudah kondusif, ia menyebut Pemkot Solo bersama sejumlah organisasi, seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Gekrafs, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan segera mendorong kerja sama yang sudah didiskusikan.

“Beliau berkomitmen setelah selesai (konflik) akan menjalankan misi pariwisata dan ekonomi di Indonesia, khususnya di Surakarta,” tuturnya.

Solidaritas dan Dukungan

Di sisi lain, Respati menyampaikan jika pihaknya juga siap memberikan dukungan untuk pihak-pihak yang terdampak. Solidaritas ini juga sesuai dengan amanat konstitusi yaitu menolak dengan keras segala bentuk penjajahan.

“Kami berdoa insyaallah ini cepat selesai. Kita berdoa pesan persahabatan, perdamaian segera selesai dan membawa dampak baik bagi kedua belah pihak khususnya Kota Surakarta. Dan tentu isu kemanusiaan dan bentuk solidaritas kemanusian, kami masyarakat Indonesia siap untuk bisa ikut membantu,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *