22 April 2026
AA1WG36j.jpg

Proyeksi Pelemahan IHSG pada Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, 27 Maret 2026. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah sebesar 1,89% atau 138,02 poin ke level 7.164,09 pada Kamis (26/3/2026). Pelemahan ini sejalan dengan tren indeks regional lainnya seperti Nikkei 225 yang turun 0,27%, serta Shanghai Composite yang juga melemah sebesar 1,09%.

Pelemahan IHSG diperkirakan akan berlanjut karena pasar masih menantikan perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah, terutama antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memicu ketidakpastian di pasar modal.

Analisis dari Ahli Pasar

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak dalam kondisi mixed, cenderung melemah, dengan rentang support di level 7.040 dan resistance di 7.343. Indikator MACD menunjukkan tren yang melandai, yang menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut.

Audi menyebutkan bahwa pasar saat ini sedang mencermati dinamika tensi antara AS dan Israel dengan Iran. Terlebih, pernyataan terbaru dari Iran yang menyatakan tidak ada perbincangan produktif, membuat investor semakin khawatir terhadap risiko krisis energi global.

Di sisi lain, kenaikan harga komoditas energi seperti minyak mentah Brent ke level US$ 106 per barel dapat berdampak positif bagi emiten energi. Hal ini menjadi faktor yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar.

Prediksi dari Ahli Lain

Herditya Wicaksana, Head of Retail Research MNC Sekuritas, memproyeksikan bahwa IHSG rawan melanjutkan koreksinya dengan support di level 7.146 dan resistance di 7.224. Menurutnya, sentimen pasar masih terpengaruh oleh perkembangan konflik di Timur Tengah dan fluktuasi harga minyak mentah.

Perdagangan hari ini (27/3/2026) akan menjadi momen penting bagi investor untuk memantau saham-saham tertentu. Beberapa rekomendasi yang disampaikan oleh Herditya antara lain:

  • PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan range harga Rp 1.715–Rp 1.745
  • PT Gudang Garam Tbk (GGRM) di area Rp 14.475–Rp 15.000
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) di kisaran Rp 3.350–Rp 3.580

Grafik PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
by TradingView

Rekomendasi Investasi

Selain itu, Oktavianus Audi memberikan rekomendasi speculative buy untuk beberapa saham, yaitu:

  • PT Mitra Keluarga Tbk (MIKA) dengan support Rp 2.080 dan resistance di Rp 2.250
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan support Rp 1.740 dan resistance Rp 1.980

Rekomendasi ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada investor dalam mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas pasar yang tinggi.

Kesimpulan

Dengan situasi geopolitik yang masih memicu ketidakpastian, IHSG diperkirakan akan terus mengalami tekanan. Investor perlu tetap waspada dan memantau perkembangan terkini baik secara domestik maupun internasional. Dengan strategi yang tepat, peluang investasi tetap bisa dimanfaatkan meskipun dalam kondisi pasar yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *