Lonjakan Penumpang Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta pada H+1 Lebaran 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada hari pertama setelah Lebaran, yaitu Ahad, 22 Maret 2026. Total penumpang kereta api jarak jauh yang naik dan turun di wilayah ini mencapai 61.554 orang, menjadi angka tertinggi sepanjang masa Angkutan Lebaran tahun ini.
Berdasarkan data sementara hingga pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang datang tercatat sebanyak 32.854 orang. Angka ini sekaligus menjadi rekor kedatangan tertinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Sementara itu, volume keberangkatan mencapai 28.700 penumpang, meningkat dibandingkan hari sebelumnya yang mencatat 22.713 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan tingginya angka kedatangan menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tidak hanya didominasi oleh arus mudik, tetapi juga mulai bergeser ke aktivitas wisata pasca-Lebaran.
“Hari ini atau sehari setelah Lebaran, kami mencatat rekor kedatangan tertinggi selama 12 hari masa Angkutan Lebaran. Ini menunjukkan masyarakat tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga mulai memanfaatkan libur untuk berwisata,” ujar Feni di Solo, Minggu.
Ia menyebutkan tingkat keterisian tiket untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026 secara kumulatif telah mencapai 459.948 tiket atau sekitar 86 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 532.830 kursi. KAI masih menyediakan sekitar 40.073 kursi yang dapat dipesan hingga akhir masa angkutan.
Adapun enam stasiun dengan kedatangan penumpang tertinggi adalah Stasiun Yogyakarta dengan 12.127 penumpang, Stasiun Solo Balapan dengan 7.864 penumpang, Stasiun Lempuyangan dengan 4.960 penumpang, Stasiun Klaten dengan 2.347 penumpang, Stasiun Purwosari dengan 1.622 penumpang, dan Stasiun Wates dengan 1.111 penumpang.
Sementara untuk keberangkatan, Stasiun Yogyakarta juga mencatat angka tertinggi dengan 8.907 penumpang, disusul Solo Balapan dengan 7.518 penumpang, Lempuyangan dengan 4.082 penumpang, Klaten dengan 2.705 penumpang, Purwosari dengan 1.635 penumpang, dan Wates dengan 1.219 penumpang.
“Kami memprediksi arus balik akan mulai terlihat pada Senin, 23 Maret 2026, dengan jumlah pemesanan tiket mencapai 28.148 penumpang,” tuturnya.
Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 28.911 tiket yang telah terjual dan masih berpotensi bertambah. Masyarakat diimbau untuk segera memesan tiket arus balik melalui berbagai kanal resmi, termasuk aplikasi Access by KAI dan situs kai.id. Selain itu, KAI juga menyarankan penggunaan fitur kereta persambungan sebagai alternatif jika tiket langsung sudah habis.
“Kami mengingatkan penumpang untuk memastikan jadwal keberangkatan dan mengatur waktu perjalanan ke stasiun dengan baik agar tidak terburu-buru,” kata Feni.
KAI berharap peningkatan layanan dan kesiapan operasional selama masa Angkutan Lebaran dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.