21 April 2026
AA1YAWku.jpg

Prediksi Kenaikan Konsumsi BBM Selama Libur Lebaran 2026

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memproyeksikan peningkatan signifikan dalam konsumsi bahan bakar minyak (BBM) mesin bensin di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama masa libur Lebaran 2026. Hal ini didasarkan pada pengamatan terhadap kebutuhan masyarakat yang meningkat secara drastis, terutama pada produk-produk BBM berbahan dasar bensin.

Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Fanda Chrismianto mengatakan bahwa rata-rata konsumsi BBM mesin bensin harian diperkirakan melonjak sebesar 30,3 persen menjadi 16.863 kiloliter, dibandingkan dengan rata-rata normal sebesar 12.943 kiloliter. Peningkatan ini mencerminkan intensitas perjalanan masyarakat selama libur Lebaran yang cukup tinggi.

Di antara produk BBM bensin, Pertamax Turbo mengalami kenaikan terbesar sebesar 55,3 persen, disusul oleh Pertalite dengan kenaikan 30,2 persen, dan Pertamax yang naik sebesar 29,7 persen. Peningkatan permintaan ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih produk BBM berkualitas tinggi untuk mendukung aktivitas mudik dan liburan.

Sebaliknya, konsumsi BBM mesin diesel atau gasoil diperkirakan mengalami penurunan sebesar 10,3 persen. Estimasi konsumsi harian turun dari 7.069 kiloliter menjadi 6.340 kiloliter. Penurunan ini disebabkan oleh kebijakan Kementerian Perhubungan yang memberlakukan pembatasan angkutan barang selama periode arus mudik dan balik Lebaran, yang dijadwalkan berlangsung dari 13 hingga 29 Maret 2026.

Persiapan Pasokan BBM dan LPG untuk Momen Mudik

Fanda menekankan pentingnya persiapan pasokan BBM dan LPG untuk menghadapi momen mudik Lebaran yang sangat padat. Idul Fitri tahun ini jatuh pada 21-22 Maret, yang berdekatan dengan libur Hari Raya Nyepi pada 18-19 Maret. Oleh karena itu, pihak Pertamina telah menyiagakan stok BBM, LPG, dan Avtur di seluruh titik distribusi.

Pada sektor distribusi, Fanda menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan dua gelombang puncak arus mudik, yaitu pada 14-15 Maret dan 18-20 Maret 2026. Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pertamina akan memanfaatkan sistem one way di tol Trans Jawa mulai dari KM 70 Cikampek hingga KM 421 Semarang-Solo.

Kenaikan Konsumsi LPG Rumah Tangga

Region Manager Supply & Distribution Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Priyo Djatmiko menjelaskan bahwa konsumsi elpiji rumah tangga selama Ramadan-Lebaran juga mengalami kenaikan sebesar 9 persen, mencapai 5.293 metrik ton per hari. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya telah menyiapkan langkah pengamanan stok melalui alokasi tambahan berupa extra dropping sebesar 8,33 persen atau setara 3.145.050 tabung yang disalurkan bertahap.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan alokasi fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung LPG untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat Lebaran dan Nyepi. Dengan demikian, pihaknya memastikan ketersediaan elpiji 3 kg di seluruh wilayah Jawa Bagian Tengah.

Rencana Alokasi Reguler untuk Elpiji

Untuk menjamin penyaluran elpiji 3 kg, Pertamina juga mempersiapkan rencana tambahan alokasi reguler total mencapai 37,7 juta tabung di seluruh wilayah Jawa Bagian Tengah. Langkah-langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh pasokan BBM dan LPG yang cukup selama libur Lebaran 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *