Sergi Roberto, pemain Como 1907, menceritakan pengalamannya meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan tim yang dilatih oleh Cesc Fabregas. Bagi Roberto, perpindahan ini bukan sekadar pindah klub, tetapi juga sebuah perpisahan dengan rumah yang telah ia tempati selama 18 tahun.
Roberto memulai kariernya di Akademi Barcelona, La Masia, pada usia 14 tahun dan akhirnya menyelesaikan kariernya sebagai kapten di tim senior pada usia 32 tahun. Kini berusia 34 tahun, ia berhasil meraih total 25 trofi bersama klub asal Catalunya, termasuk dua gelar Liga Champions dan tujuh gelar Liga Spanyol. Prestasi tersebut menjadikannya salah satu pemain terbaik dalam sejarah Barcelona.
Lantaran hal tersebut, Roberto merasa sangat sedih saat meninggalkan klub. “Meninggalkan Barca adalah momen yang sangat menyakitkan,” kata Roberto. “Ini adalah klub utama dalam hidup saya.” Ia juga mengatakan bahwa ia tumbuh besar mendukung warna-warna klub ini dan telah mengenakan seragam Blaugrana sepanjang karier.
“Sulit untuk mengucapkan selamat tinggal, tetapi pada saat yang sama, saya merasa sangat bangga dengan perjalanan yang telah saya lalui di Barcelona.” Ia menambahkan bahwa ada banyak gelar yang telah ia raih, hingga merasakan keinginan untuk menghadapi tantangan baru.
Kini, Roberto telah menemukan keluarga baru di Como. Setelah meninggalkan Barcelona, ia bergabung dengan I Lariani dengan status bebas transfer. Dia menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2026. “Hal terindah adalah keluarga yang telah tercipta,” ujar Roberto.
Ia juga menyebutkan bahwa proyek Como masih muda. “Telah terjadi banyak perubahan, begitu banyak orang dan begitu banyak pemain yang telah datang dan pergi,” tambahnya.
Meskipun demikian, kiprah Sergi Roberto bersama Como masih belum memuaskan. Di musim pertamanya, ia mengalami tiga jenis cedera berbeda yang menghambat kariernya. Hal ini membuatnya hanya tampil 13 kali di Liga Italia.
Pada musim keduanya atau musim ini, Roberto menderita satu jenis cedera yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan. Namun, ia baru saja mencetak gol pertamanya pada musim ini saat Como menang 3-1 atas Fiorentina di babak 16 besar Coppa Italia pada 28 Januari lalu.
Keberhasilan tersebut diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan diri sang pemain. Dengan gol pertamanya, Roberto berharap dapat memperbaiki performanya dan memberikan kontribusi lebih besar bagi tim.
Sergi Roberto kini berada di fase baru dalam kariernya. Meskipun menghadapi tantangan, ia tetap berkomitmen untuk membuktikan bahwa ia masih bisa berkontribusi secara signifikan. Dengan semangat dan tekad yang kuat, ia berharap dapat mengembangkan kariernya di Como dan menciptakan momen-momen penting bersama tim barunya.
Selain itu, Roberto juga berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan gaya bermain yang berbeda. Ia menyadari bahwa setiap klub memiliki karakteristik tersendiri, dan ia harus belajar cepat untuk bisa beradaptasi.
Dengan pengalaman yang dimilikinya, Roberto percaya bahwa ia bisa menjadi pemain yang stabil dan konsisten di Serie A. Ia juga ingin menjadi contoh bagi para pemain muda di Como, memberi mereka motivasi untuk terus berkembang dan mengejar impian mereka.
Seiring waktu, Roberto berharap dapat melupakan kesulitan yang dialaminya dan fokus pada pencapaian yang lebih besar. Ia yakin bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari rekan-rekannya, ia akan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.