21 April 2026
image-40-28.png

Proyek STEAM yang Menginspirasi di STEAM Expo 2026

Proyek STEAM bertajuk “Amphibious Vehicle” karya Aaron Painan, siswa Grade 4 Sampoerna Academy Medan, menjadi salah satu inovasi yang mencuri perhatian dalam STEAM Expo 2026. Terinspirasi dari berbagai bencana alam yang sering melanda wilayah Sumatra, terutama banjir dan kondisi daerah terisolasi, Aaron merancang sebuah kendaraan amfibi yang mampu beroperasi di darat maupun di air.

Kendaraan amfibi ini dirancang sebagai alat bantu untuk misi penyelamatan dan distribusi logistik, terutama saat akses darat terputus akibat banjir. Melalui proyek ini, Aaron memadukan konsep Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) dengan pendekatan pemecahan masalah nyata di masyarakat.

Desain kendaraan mempertimbangkan stabilitas, daya apung, serta kemampuan manuver di dua medan berbeda, sehingga dapat menjangkau wilayah terdampak secara lebih efektif. Proyek Amphibious Vehicle tidak hanya mencerminkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis seorang siswa sekolah dasar, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial terhadap isu kemanusiaan dan kebencanaan.

Inovasi ini menjadi bukti bahwa pembelajaran STEAM mampu menumbuhkan empati sekaligus solusi aplikatif sejak usia dini. Sampoerna Academy kembali menyelenggarakan STEAM Expo 2026 “Inventing Tomorrow” secara serentak di seluruh kampus pada 30-31 Januari 2026. Berkolaborasi dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran STEAM sekaligus menegaskan pentingnya transformasi pendidikan yang berpusat pada siswa, bersifat eksploratif, serta berorientasi pada solusi nyata.

Pendekatan Pembelajaran STEAM yang Inovatif

Melihat tantangan-tantangan saat ini yang semakin kompleks, kontekstual, bahkan terus berubah, Kelly M. Wailes selaku Principal of Sampoerna Academy Citra Medan menegaskan pentingnya siswa untuk harus siap menjawab tantangan tersebut dengan solusi yang digagas dan digerakkan oleh siswa (student-led solutions).

“Inovasi yang digagas dan digerakkan oleh siswa menjadi penting, karena solusi masa depan tidak bisa diturunkan hanya dari teori atau arahan pengajar saja. Siswa perlu mengalami langsung bagaimana sebuah ide diuji, diperbaiki, dan diwujudkan melalui proses nyata. Melalui pembelajaran STEAM berbasis proyek, kami memberi siswa kepemilikan atas proses belajar mereka di mana mereka tidak hanya mengerjakan tugas, tapi juga ikut serta dalam mengidentifikasi masalah, merancang solusi, bereksperimen, bahkan belajar dari kegagalan.”

Pendekatan ini membentuk pola pikir inovatif di mana siswa terbiasa berpikir solutif, bertanggung jawab atas ide mereka, dan memahami bahwa inovasi adalah suatu proses, bukan hasil yang instan.

Setiap tahunnya, para siswa Sampoerna Academy, baik dalam kelompok maupun individu, ditantang untuk berinovasi dengan menerapkan ilmu yang didapatkan selama pembelajaran di sekolah dan beberapa karya terpilih akan dipamerkan saat penyelenggaraan STEAM Expo.

Kolaborasi dengan ALMI

Tahun ini, Sampoerna Academy berkolaborasi dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan STEAM Expo 2026. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembelajaran dengan menghadirkan perspektif sains dan riset, sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan komunitas ilmuwan dan peneliti.

Kerja sama ini sejalan dengan misi ALMI dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan garda depan melalui penguatan kolaborasi sejak usia dini, serta menanamkan perangai ilmiah dan membangun budaya ilmiah unggul di kalangan pelajar.

“Ke depan, kami melihat bahwa tantangan utama yang harus kita hadapi adalah mengimbangi disruptifnya kemajuan teknologi dengan etika yang humanis serta menggunakan sains untuk mengatasi krisis lingkungan. Pendidikan STEAM yang interdisipliner justru menjadi suatu keharusan dan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk membangun ekosistem sains yang reflektif, kolaboratif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.”

Proyek-Inovasi yang Menonjol

Tidak hanya terlibat sebagai dewan juri, ALMI turut memperluas dampaknya melalui program Scientist Goes to School bertema “Vaccines & Vaccination: Facts and Myths” bersama dr. Harapan, DTM&H, M.InfectDis, PhD. Melalui sesi ini, siswa diajak memahami isu vaksinasi secara kritis dan ilmiah, serta membedakan fakta berbasis riset dari mitos yang kerap beredar.

Sejalan dengan semangat tersebut, tahun ini Sampoerna Academy berhasil menghadirkan total 707 proyek STEAM, termasuk 183 proyek yang dikembangkan oleh siswa di Medan (Citra & Cipto), sebagai wujud nyata pembelajaran berbasis eksplorasi, riset, dan solusi.

Salah satu proyek STEAM yang menjadi sorotan dalam STEAM Expo 2026 adalah The Anti-Sleep Alarm karya Nalin Baghel, siswa Grade 8. Proyek STEAM ini dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah kecelakaan di jalan akibat kantuk dengan menggabungkan teknik dan teknologi.

Kompetisi STEAM dan Peluang untuk Siswa Lain

Sebagai rangkaian dari STEAM Expo 2026, Sampoerna Academy juga kembali menghadirkan STEAM Competition 2026 pada 7 Maret 2026 di Sampoerna Academy L’Avenue, Jakarta. Pada ajang kompetisi ini, Sampoerna Academy membuka partisipasi bagi siswa dari sekolah lain untuk berkompetisi dan berinovasi melalui pendekatan STEAM.

Dengan mencerminkan semangat “Inventing Tomorrow”, diharapkan ajang kompetisi ini dapat melahirkan inovasi dari ide siswa yang diuji, disempurnakan, dan diwujudkan melalui pengalaman belajar yang bermakna.

Informasi selengkapnya mengenai rangkaian STEAM Expo 2026 dapat dicek di tautan https://program.sampoernaacademy.sch.id/steamexpo/.

“Kami berharap siswa-siswi Indonesia sekarang dapat tumbuh menjadi individu yang kritis, kreatif, dan percaya diri dalam menghadapi tantangan masa depan. Ini meliputi keberanian untuk bereksplorasi, berkolaborasi, serta melihat masalah sebagai peluang untuk menciptakan solusi. Pengalaman seperti STEAM Expo 2026 ini dapat membekali mereka dengan pemikiran maupun keterampilan yang relevan untuk berkontribusi nyata bagi masa depan Indonesia.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *