22 April 2026
AA1UM6FG.jpg

Pelatih Persija Jakarta Akui Persaingan Semakin Ketat di Super League 2025-2026



Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengakui bahwa persaingan dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026 kian ketat. Ia menilai, untuk bisa memperbaiki posisi dan meraih gelar juara, tim asuhannya harus tampil lebih baik dan memperbaiki kekurangan yang ada.

Persija akan menjalani laga perdana putaran kedua atau pekan ke-18 Super League 2025-2026 melawan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (23/1/2026). Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Macan Kemayoran yang berambisi meraih gelar juara Super League.

Souza menyatakan bahwa pertandingan ini tidak akan mudah. Ia percaya semua tim pasti melakukan perbaikan untuk menghadapi putaran kedua kompetisi. Salah satu contohnya adalah Madura United, yang baru saja menambah dua pemain asing, yaitu Junior Brandao dan Riquelme Sousa. Mereka ingin tampil lebih baik dan menjauhi zona degradasi.

Menurut Souza, banyak klub yang melakukan evaluasi setelah putaran pertama. Mereka pastinya ingin tampil lebih kuat di putaran kedua. Ada yang ingin keluar dari zona degradasi, dan ada juga yang berambisi meraih gelar juara.

Kondisi klasemen saat ini menunjukkan persaingan sengit. Persib Bandung memimpin klasemen dengan keunggulan 1 poin dari Borneo FC. Sementara itu, Persija Jakarta berada di posisi ketiga, tertinggal 3 poin dari Persib dan dikejar oleh Malut United yang berada di peringkat keempat.

“Jadi, seperti yang saya katakan, pasti semua tim akan melakukan evaluasi di putaran pertama,” ujar Souza kepada awak media.

“Mereka pastinya ingin lebih kuat di putaran kedua. Pasti mereka ingin mengincar posisi terbaik di papan klasemen,” tambahnya.

“Ada tim yang ingin keluar dari zona degradasi. Ada juga tim yang ingin menjadi juara pada tahun ini. Jadi, itu hal yang wajar, pasti akan selalu seperti itu.”

Souza menilai bahwa beberapa tim memiliki peluang besar untuk menjadi juara Super League. Ia menegaskan bahwa peluang juara masih terbuka lebar di putaran kedua. Namun, hanya tim-tim yang konsisten yang akan semakin dekat dengan gelar juara.

“Tim yang lebih kuat daripada yang lain pasti bisa meraih kesuksesan di kompetisi ini. Tetapi, saya juga puas dengan apa yang kami lakukan di putaran pertama,” katanya.

“Jadi, kompetisi saat ini terbuka lebar. Ada beberapa tim yang bisa menjadi juara di tahun ini. Sehabis dari putaran pertama, kami semakin dekat dengan target,” tegasnya.

Meski mengakui bahwa Persija semakin dekat dengan target untuk meraih gelar juara, Souza mengakui bahwa Macan Kemayoran masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Salah satunya adalah masalah bertahan, yang masih menjadi sorotan.

Ia mengatakan bahwa catatan ini terjadi karena beberapa pemain kunci harus absen, sehingga lini belakang kurang seimbang. “Mungkin ada sedikit kekurangan dalam hal bertahan. Ada beberapa pertandingan di mana kami kehilangan pemain kunci,” jelas Souza.

“Lalu kami juga beberapa kali bermain dengan kekurangan satu pemain di lapangan.”

Namun, Souza mengakui bahwa Persija memiliki catatan bagus dalam penguasaan bola dan mencetak gol. Macan Kemayoran telah mencetak 33 gol dari 17 laga yang dilakoni. Statistik ini hanya berbeda 1 gol dari Malut United yang menjadi tim paling produktif di Super League hingga sekarang.

Souza mengaku akan melakukan evaluasi agar tim bisa tampil lebih baik di putaran kedua kompetisi. Pasalnya, tim kebanggaan The Jakmania ini berharap meraih gelar juara, sehingga semua aspek harus diperbaiki agar performa tim semakin solid dan kokoh.

“Karena kami punya tim dengan penguasaan bola, kami punya banyak kesempatan untuk mencetak gol,” tutur Souza.

“Jadi, kami bisa mengevaluasi hal itu. Tetapi, kalau ingin menjadi juara pada tahun ini, kami harus semakin baik di tiap pertandingan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *