22 April 2026
AA1ULMhV.jpg



Indonesia terus menunjukkan performa yang luar biasa dalam ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand. Hingga hari kedua pertandingan, Kamis (22/1/2026), kontingen Indonesia berhasil mencapai tren positif dalam perolehan medali emas. Capaian ini melampaui target harian yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pada hari kedua, Indonesia mengumpulkan sebanyak 13 medali emas. Angka ini lebih tinggi dari target yang sebelumnya ditentukan. Berbagai cabang olahraga memberikan kontribusi signifikan untuk meraih prestasi tersebut.

Salah satu cabang yang berkontribusi besar adalah para renang. Januari meraih medali emas di nomor Men’s 200 meter Freestyle S5. Bayu Putra Yuda juga sukses memperoleh emas di nomor Men’s 200 meter Freestyle S10. Maulana Rifky Yavianda meraih medali emas di Men’s Butterfly S12, sementara Siti Alfiah menambahkan emas dari Women’s 100 meter Freestyle S6.

Selain itu, cabang para balap sepeda juga memberikan sumbangan emas. Tifan Abid Alana menjadi juara di Men’s Road Race C1–C2. Sufyan Saori menyusul dengan kemenangan di Men’s Road Race C3–C5.

Dari cabang para judo, Indonesia juga berhasil meraih beberapa emas. Junaedi memenangkan nomor Men’s Individual J1 -64 kg. Sahrul Sulaiman meraih emas di Men’s Individual J1/J2 -81 kg.

Di cabang para atletik, Indonesia mengamankan lima medali emas. Purnomo Saptoyogo sukses di Men’s 100 meter T37, sedangkan Maria Goreti Sami Yati meraih emas di Women’s 200 meter T54. Partin meraih emas di Men’s 100 meter T42/T63. Helin Wardina juga berdiri di podium tertinggi di Women’s 100 meter T42/T44/T64. Terakhir, Firza Faturahman Listianto merebut emas di Men’s 100 meter T46.

Cabang para angkat berat turut berkontribusi dalam perolehan emas. Hilman menjadi yang terbaik di kelas Men’s 54 kilogram. Emas juga datang dari para anggar melalui Akhmad Saidah pada nomor Men’s Individual Foil A.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan apresiasi terhadap capaian yang diraih oleh atlet Indonesia. Ia menyatakan bahwa perjuangan atlet sangat luar biasa. Dalam dua hari pertandingan, target emas harian berhasil dilampaui.

Erick menjelaskan bahwa pada hari pertama, target 11 emas tercapai dengan raihan 19 emas. Di hari kedua, target 13 emas juga terlampaui. “Kita juga memecahkan rekor ASEAN Para Games,” ujarnya.

Menurut Erick, capaian ini mencerminkan keseriusan dan mental tangguh para atlet. Hingga saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua klasemen sementara. “Kemenpora akan terus mendukung agar posisi ini terjaga hingga akhir,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *