22 April 2026
img5557-1710728519.jpg

Cacar Api Mengintai Orang Dewasa

Cacar api, atau Herpes Zoster, bukan sekadar penyakit kulit yang biasa. Penyakit ini bisa mengancam kesehatan orang dewasa, terutama akibat penurunan imunitas dan reaktivasi virus Varicella Zoster yang sebelumnya sudah ada dalam tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri pascaherpes yang berkepanjangan, sehingga memengaruhi kualitas hidup penderitanya.

Rutinitas harian orang dewasa sering kali diisi dengan pekerjaan, urusan keluarga, hingga komitmen sosial. Namun di balik aktivitas tersebut, ada ancaman kesehatan yang sering kali tidak disadari, yaitu cacar api. Penyakit ini tidak hanya menimbulkan ruam kulit, tetapi juga bisa meninggalkan nyeri yang sangat mengganggu kehidupan sehari-hari.

Imunitas Menurun, Risiko Cacar Api Meningkat

Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh manusia mengalami penurunan alami. Hal ini membuat orang dewasa semakin rentan terhadap infeksi, termasuk reaktivasi virus Varicella Zoster yang sebelumnya dorman di dalam tubuh. Herpes Zoster banyak terjadi pada orang dewasa dan lansia, terutama mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti penyakit jantung, diabetes, gangguan ginjal, kanker, hingga penyakit autoimun.

Nyeri yang Datang Setelah Ruam Hilang

Menurut dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR dari Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Tangerang, salah satu komplikasi utama dari Herpes Zoster adalah Nyeri Pascaherpes (NPH). NPH bisa berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, dan risikonya meningkat pada pasien usia lanjut. Banyak pasien mengeluh bahwa nyeri ini mengganggu tidur, produktivitas kerja, waktu bersama keluarga, serta kemampuan untuk menikmati aktivitas sehari-hari.

Aktif Berkarya, Tapi Kesehatan Tetap Prioritas

Isu ini juga menjadi perhatian Maia Estianty, yang terlibat sebagai Duta Kampanye Kesehatan “Kenali Cacar Api”. Dalam kesehariannya sebagai pekerja seni, ibu, dan istri, Maia menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar aktivitas hidup tidak terhenti oleh penyakit. Ia berharap bisa terus berkarya dan menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, sehingga menjaga kesehatan menjadi prioritas utama.

Pesan Maia sejalan dengan kampanye Ageing Gracefully, yang mengajak orang dewasa, terutama kelompok berisiko, untuk tetap aktif, produktif, dan sadar pencegahan.

Pencegahan Lebih Penting daripada Mengobati

Banyak orang baru menyadari risiko cacar api setelah terlambat. Padahal, pencegahan menjadi langkah krusial, terutama bagi individu dengan penyakit penyerta. Sesuai rekomendasi Satgas Imunisasi PAPDI 2025, vaksin Herpes Zoster direkomendasikan untuk pasien dengan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan ginjal sebagai upaya menjaga kualitas hidup di masa mendatang.

Head of Medical Adult Vaccine GSK Indonesia, dr. Johan Wijoyo, menegaskan pentingnya edukasi publik dalam pencegahan penyakit ini. “Kami percaya bahwa edukasi dan akses informasi yang tepat dapat membantu masyarakat mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik,” katanya.

Cacar Api Bisa Mengganggu Keseharian Tanpa Disadari

Sekitar 9 dari 10 individu dewasa usia di atas 50 tahun telah membawa virus penyebab cacar api dalam tubuhnya. Artinya, risiko bisa muncul kapan saja, terutama ketika daya tahan tubuh menurun. Meski tidak menular secara langsung seperti flu, cacar api tetap dapat menularkan virus Varicella Zoster melalui kontak dengan cairan lepuhan aktif dan menyebabkan cacar air pada individu yang belum pernah terinfeksi sebelumnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *