21 April 2026
AA1TslM7.jpg

Program English That Sells: Pelatihan Bahasa Inggris Praktis untuk UMKM dan Pariwisata

Kampung Inggris Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menghadirkan program pelatihan bahasa Inggris yang berfokus pada penerapan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dalam acara yang digelar di Kota Lama Banyumas, Senin (22/12/2025), program bernama English That Sells ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata dalam menghadapi wisatawan mancanegara.

Program ini diinisiasi oleh Kampung Inggris UMP sebagai upaya memperkuat daya saing masyarakat lokal dalam menghadapi dinamika global. Kehadiran turis asing yang semakin meningkat menjadi dorongan utama untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari.

Pendekatan Pembelajaran yang Praktis dan Efektif

Prof. Dr. Suwartono, M.Hum dari Kampung Inggris UMP menjelaskan bahwa pembelajaran dalam program ini tidak hanya terbatas pada teori, tetapi lebih menekankan pada praktik langsung. Ia menekankan bahwa bahasa Inggris adalah keterampilan yang harus diasah melalui penggunaan sehari-hari.

“Bahasa Inggris itu keterampilan. Kuncinya praktik. Tidak harus 24 jam berbahasa Inggris, tapi ketika ada tamu asing, Bapak-Ibu harus berani dan siap menggunakan bahasa Inggris,” ujarnya dalam sambutannya.

Ia juga menyoroti bahwa usia bukanlah hambatan dalam belajar bahasa asing. Justru pendekatan informal dan sesi praktik langsung membuat peserta lebih mudah menyerap materi. Menurutnya, ketika seseorang merasa mampu dan berhasil, maka rasa percaya diri akan tumbuh, yang selanjutnya menjadi motivasi untuk terus belajar.

Keterlibatan Mahasiswa Internasional

Salah satu hal unik dalam program ini adalah keterlibatan mahasiswa internasional UMP yang berasal dari berbagai negara seperti Sudan, Filipina, Pakistan, Palestina, dan Yaman. Mereka tidak hanya menjadi narasumber, tetapi juga mitra praktik dalam komunikasi langsung dengan peserta.

Kehadiran mereka membantu peserta dalam memahami nuansa bahasa Inggris yang digunakan oleh wisatawan asing. Hal ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berlatih berbicara secara langsung, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi.

Peran Bahasa Inggris dalam Pengembangan Wisata dan UMKM

Iswanto, perwakilan dari tuan rumah, menyambut baik kolaborasi antara UMP dan Pemerintah Kecamatan Banyumas dalam program ini. Ia menilai bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan pariwisata dan UMKM lokal.

“Wisatawan asing ke Banyumas semakin beragam. Bahasa Inggris menjadi pintu utama agar pelaku UMKM dan wisata bisa berkomunikasi dan mengembangkan usahanya,” kata Iswanto.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang rela meluangkan waktu dan tenaga untuk mengikuti pelatihan. Ia berharap program Kampung Inggris ini dapat terus berlanjut dan menjadi ikon pengembangan wisata edukatif di Kota Lama Banyumas.

Konsep Pembelajaran yang Menyenangkan dan Terjangkau

Program English That Sells dirancang dengan konsep pembelajaran santai, berbasis praktik lapangan, serta disesuaikan dengan kebutuhan komunikasi pelaku UMKM dan wisata. Peserta diajarkan bagaimana menyapa wisatawan, menawarkan produk, hingga melakukan percakapan sederhana sehari-hari.

Dengan pendekatan yang fleksibel dan ramah, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat setempat. Selain itu, program ini juga menjadi wadah untuk membangun jaringan antara pelaku usaha, mahasiswa, dan wisatawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *