22 April 2026
AA1Svk3v.jpg

Pertumbuhan Ekspor Jepang pada November 2025

Ekspor Jepang mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya dalam delapan bulan pada November 2025. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan pengiriman ke Amerika Serikat, yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BOJ) pekan ini.

Data dari Kementerian Keuangan Jepang menunjukkan bahwa total ekspor naik sebesar 6,1% secara tahunan (yoy) pada November. Peningkatan ini dipengaruhi oleh komponen semikonduktor dan produk medis. Angka ini melampaui perkiraan ekonom, terutama karena lonjakan pengiriman ke AS dan Uni Eropa masing-masing sebesar 8,8% dan 19,6%.

Peningkatan ekspor ke AS memberikan sentimen positif bagi BOJ, yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan ke level tertinggi sejak 1995. Sebelumnya, ketidakpastian terkait tarif AS sempat menghambat bank sentral untuk kembali mengetatkan kebijakannya sejak Januari. Namun, sinyal dari para pejabat puncak BOJ membuat pelaku pasar umumnya telah memperhitungkan kenaikan biaya pinjaman tersebut.

Yutaro Suzuki, ekonom dari Daiwa Securities, menyatakan bahwa dampak tarif AS sebagian besar sudah mereda. Pengiriman ke AS meningkat baik dari sisi nilai maupun volume, seiring perusahaan melanjutkan ekspor setelah ketidakpastian tarif mereda.

Perdagangan dengan China dan Ketegangan Diplomatis

Di sisi lain, data yang dirilis menunjukkan bahwa ekspor Jepang ke China turun sebesar 2,4%, dipimpin oleh penurunan mesin pembuat chip dan logam non-besi. Perdagangan dengan Beijing dibayangi ketidakjelasan setelah sengketa diplomatik mencuat bulan lalu menyusul komentar Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi terkait skenario kontinjensi Taiwan. Ketegangan tersebut diikuti sejumlah langkah, termasuk peringatan China terhadap perjalanan ke Jepang.

Suzuki menyebut bahwa dampak negatif dari memburuknya hubungan Jepang–China tidak akan tercermin signifikan dalam perdagangan ke depan. Menurutnya, ekspor Jepang ke China kemungkinan lebih banyak bergerak sejalan dengan fundamental ekonomi Negeri Tirai Bambu.

Investasi China tercatat kembali melemah pada November, sementara pertumbuhan penjualan ritel melambat ke laju terendah sejak guncangan akibat Covid-19, menandakan tekanan deflasi yang berlanjut.

Neraca Perdagangan Jepang dan Surplus terhadap AS

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Jepang mencatat surplus secara nominal sebesar ¥322,3 miliar (US$2,1 miliar). Impor naik 1,3%, sedikit di bawah konsensus pasar.

Surplus perdagangan Jepang terhadap AS mencapai ¥739,8 miliar, meningkat 11,3% dibandingkan setahun sebelumnya. Neraca tersebut terus surplus sejak Presiden AS Donald Trump memulai masa jabatan keduanya pada Januari, menandakan ketimpangan perdagangan masih bertahan meski Washington berupaya menutup defisit melalui tarif yang lebih tinggi.

Perkembangan Ekspor Mobil dan Suku Cadang

Ekspor mobil dan suku cadang Jepang ke AS meningkat pada November setelah Washington memangkas tarif menjadi 15% dari sebelumnya 27,5% pada pertengahan September. Tarif yang sama juga diterapkan pada sejumlah produk lain.

Nilai pengiriman mobil ke AS naik 1,5%, sementara jumlah unit yang diekspor melonjak 7,7%. Perbedaan tersebut mencerminkan pola berkelanjutan bahwa produsen otomotif Jepang menekan harga dan margin untuk mempertahankan pangsa pasar.

Meski demikian, harga rata-rata unit mobil Jepang yang dikirim ke AS bulan lalu berada di kisaran ¥4,08 juta, relatif sama dengan level April saat tarif Trump pertama kali diumumkan.

Kerja Sama Energi antara AS dan Jepang

AS dan Jepang juga disebut akan meninjau proyek-proyek energi sebagai kandidat investasi perdana dalam dana bersama senilai US$550 miliar yang menjadi pilar kesepakatan dagang kedua negara. Pada Oktober, kedua pihak telah mengumumkan daftar proyek potensial saat kunjungan Trump ke kawasan tersebut.

Yutaro Suzuki menyatakan bahwa ekspor pada November tergolong kuat. Permintaan eksternal pada kuartal Oktober–Desember berpotensi menjadi salah satu faktor penopang perekonomian Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *