21 April 2026
AA1SpaEJ.jpg



Pengembangan terbaru dalam dunia onkologi menunjukkan pergeseran signifikan dalam pendekatan pengobatan kanker, dengan fokus pada personalisasi dan deteksi dini. AstraZeneca, salah satu perusahaan farmasi global, baru-baru ini memperkenalkan bukti klinis terbaru yang dipresentasikan dalam ajang ESMO Asia 2025 di Singapura. Penemuan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendorong inovasi dalam pengobatan kanker di kawasan Asia.

Data yang dirilis menunjukkan bahwa perawatan kanker semakin bergerak menuju pendekatan yang lebih efektif dan tepat waktu. Fokus utama pada tiga jenis kanker yang paling umum di Asia—yaitu kanker paru-paru, gastrointestinal, dan payudara—menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan hasil pengobatan bagi pasien.

Sylvia Varela, Area Vice President, Asia, AstraZeneca menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memperkuat upaya peningkatan perawatan kanker melalui inovasi dalam deteksi dini, diagnostik presisi, dan pengobatan berbasis pedoman klinis. “Kami terus berkolaborasi dengan para mitra untuk menghadirkan hasil perawatan yang lebih baik bagi pasien di seluruh kawasan,” ujarnya.

Dalam ajang ESMO Asia 2025, AstraZeneca menyoroti tiga area prioritas yang menjadi kunci transformasi perawatan kanker di Asia:

  • Memperkuat akses pemeriksaan dan terapi untuk kanker paru EGFRm NSCLC

    Perusahaan berupaya meningkatkan akses terhadap pengujian genetik dan pengobatan yang tepat untuk pasien kanker paru-paru yang memiliki mutasi EGFR.

  • Mendorong penggunaan imunoterapi dan terapi target lebih dini dalam pengobatan kanker gastrointestinal

    Penggunaan imunoterapi dan obat target secara lebih awal diharapkan dapat meningkatkan tingkat respons terhadap pengobatan dan memperpanjang masa hidup pasien.

  • Meningkatkan peran antibody drug conjugates (ADC) dalam penanganan kanker payudara

    Temuan menunjukkan bahwa ADC memiliki potensi besar dalam memberikan manfaat lebih besar jika digunakan pada tahap awal pengobatan kanker payudara.

Di Indonesia dan kawasan sekitarnya, AstraZeneca bekerja sama dengan tenaga kesehatan, pembuat kebijakan, dan komunitas pasien untuk menerjemahkan bukti klinis menjadi akses yang lebih merata. Esra Eskomay, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia menjelaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan lebih banyak pasien menerima terapi yang tepat pada waktu yang tepat.

AstraZeneca terus memimpin kemajuan di bidang onkologi dengan tujuan besar menghadirkan terobosan pengobatan bagi berbagai jenis kanker. Berdasarkan riset ilmiah, perusahaan berupaya memahami kanker secara menyeluruh guna menemukan, mengembangkan, dan menyediakan terapi yang benar-benar memberikan perubahan bagi kehidupan pasien.

Fokus utama perusahaan berada pada jenis-jenis kanker yang paling kompleks. Melalui inovasi berkelanjutan, AstraZeneca terus memperkuat portofolio dan pipeline yang luas serta beragam. Hal ini memiliki potensi untuk menghadirkan perubahan signifikan dalam praktik medis maupun pengalaman perawatan pasien.

Perusahaan berkomitmen untuk mendefinisikan kembali standar perawatan kanker dan pada akhirnya mewujudkan masa depan di mana kanker tidak lagi menjadi penyebab kematian. Dengan inovasi dan kolaborasi lintas sektor, AstraZeneca berupaya menciptakan solusi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat Asia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *