26 April 2026
AA1RNUTB.jpg

Proyek Pembangunan Gedung DPR di IKN dengan Konsep Ramah Lingkungan

PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah menggarap proyek pembangunan gedung dan kawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,84 triliun. Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk menyediakan ruang kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lembaga legislatif. Luas gedung yang akan dibangun berkisar antara 85.903 meter persegi (m2).

“Pembangunan gedung dan kawasan DPR di IKN merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah. Diharapkan, bangunan tersebut dapat memudahkan para ASN dan anggota DPR dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ari.

Proyek ini melibatkan beberapa elemen penting, seperti:

  • Gedung DPR A, B1, dan C1: Kompleks gedung utama yang akan menjadi pusat aktivitas DPR.
  • Jalan Kawasan Blok DPR I: Jalan yang menghubungkan berbagai fasilitas dalam kawasan.
  • Pintu masuk pejalan kaki dan penunggang sepeda: Fasilitas yang menunjang aksesibilitas dan lingkungan ramah lingkungan.
  • Fasilitas olahraga: Menyediakan area untuk kegiatan fisik dan kesehatan.
  • Lanskap Kawasan Blok DPR I: Desain lingkungan yang indah dan nyaman.

Konsep Green Building dengan Desain Breathing Facade

Berbeda dari gedung DPR di Jakarta, kantor legislatif di IKN ini dibangun menggunakan konsep green building. Desain yang digunakan adalah Breathing Facade, yang menawarkan efisiensi energi dan kenyamanan lingkungan. Selain itu, desain fasadnya mengedepankan Wastra Nusantara serta Pilotis dan Serambi.

“Wastra Nusantara merupakan seni kain tradisional yang diwariskan oleh keanekaragaman budaya Indonesia, sehingga setiap daerah memiliki kekhasan masing-masing. Hal itu ditampilkan dengan komposisi garis vertikal, horizontal, dan diagonal pada desain gedung,” jelas Ari.

Desain fasad juga dirancang untuk memberikan aliran udara alami yang sesuai dengan kebutuhan kenyamanan termal. Sebagian besar jendela pada fasad dirancang operasional dan fleksibel. Tujuannya adalah meningkatkan ventilasi, efisiensi energi, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan adaptif terhadap perubahan cuaca maupun orientasi bangunan.

Ruang Terbuka Hijau dalam Konsep Forest City

Sesuai dengan konsep forest city dalam pembangunan IKN, bangunan dan kawasan DPR ini juga mengedepankan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Rencananya, setiap lantai akan dilengkapi dengan berbagai tumbuhan. Hal ini tidak hanya memberikan estetika, tetapi juga menjaga kualitas udara dan kenyamanan lingkungan kerja.

Target Penyelesaian dalam Dua Tahun

Berdasarkan target OIKN, proyek ini direncanakan akan diselesaikan dalam waktu dua tahun. Waskita Karya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek secara tepat waktu sambil tetap memperhatikan mutu dan standar kualitas yang tinggi. Proyek ini menjadi salah satu contoh nyata dari upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *