24 April 2026
d0c21_park-hang-seo.jpg

Persebaya Surabaya Kembali Pertimbangkan Park Hang-seo sebagai Pelatih Baru

Setelah pemecatan Eduardo Perez, nama Park Hang-seo kembali muncul sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menjadi pelatih baru Persebaya Surabaya. Meski sebelumnya pernah menolak negosiasi, kini pelatih asal Korea Selatan itu kembali menjadi pertimbangan serius oleh manajemen klub.

Park Hang-seo saat ini masih belum menangani klub mana pun, meskipun ia tetap aktif dalam dua jabatan penting di luar lapangan. Ia menjabat sebagai konsultan Bac Ninh hingga 31 Januari 2029 dan juga menjabat posisi Wakil Presiden Korea Selatan sejak 9 April 2025. Dengan statusnya yang belum terikat klub, nama Park Hang-seo kini kembali menjadi opsi menarik bagi Persebaya Surabaya yang sedang mencari sosok pelatih berpengalaman.

Rekam Jejak Park Hang-seo yang Mengesankan

Park Hang-seo memiliki karier yang sangat mengesankan baik sebagai pemain maupun pelatih. Sebagai pemain, ia bergabung dengan tim sepak bola kampusnya, Universitas Hanyang, lalu membela klub seperti Korea First Bank, ROK Army, dan Lucky-Goldstar Hwangso. Prestasinya mencakup gelar juara K-League 1985 bersama Lucky-Goldstar Hwangso dan terpilih sebagai K League Best XI pada musim itu.

Sebagai pelatih, Park pernah melatih beberapa klub seperti Gyeongnam FC, Chunnam Dragons, Sangju Sangmu, Changwon Citizen, dan Tim Nasional Vietnam. Di bawah arahannya, Timnas Vietnam meraih berbagai prestasi, termasuk juara Piala AFF 2018, juara SEA Games 2019 dan 2021, serta berhasil menembus babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022—pencapaian tertinggi dalam sejarah sepak bola Vietnam.

Profil Lengkap Park Hang-seo

  • Nama lengkap: Park Hang-seo
  • Tanggal lahir: 1 Oktober 1957
  • Tempat lahir: Gyeongnam, Korea Selatan
  • Kewarganegaraan: Korea Selatan

Thomas Doll Juga Jadi Kandidat Kuat

Selain Park Hang-seo, nama Thomas Doll juga disebut sebagai kandidat kuat untuk menjadi pelatih Persebaya Surabaya. Thomas Doll adalah mantan pemain dan pelatih asal Jerman yang lahir di Malchin pada 9 April 1966. Ia memiliki pengalaman yang luas, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Karier sebagai pemain dimulainya sejak 1981 bersama H. Rostock Youth, lalu naik ke level U-17 dan U-19. Pada 1983, ia membela Hansa Rostock sebelum pindah ke BFC Dynamo pada 1986. Tiga tahun kemudian, ia memperkuat Hamburg SV pada 1990. Performa apiknya mengantarkan Doll ke Serie A Italia untuk memperkuat Lazio pada 1991. Ia kemudian sempat kembali bolak-balik membela Eintracht Frankfurt dan Lazio pada 1994, sebelum hijrah ke Bari pada 1996.

Thomas Doll menutup karier sebagai pemain dengan kembali ke Hamburg SV pada 1998. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah membawa Hamburg finis di posisi ketiga Bundesliga dan tampil di Liga Champions.

Karier sebagai Pelatih

Usai pensiun, Thomas Doll langsung terjun ke dunia kepelatihan. Karier kepelatihannya dimulai pada 2001 bersama Hamburg U-19, kemudian naik menangani Hamburg SV II, hingga dipercaya melatih tim utama Hamburg SV pada 2004. Selain itu, ia pernah membesut sejumlah klub besar:

  • Borussia Dortmund (2007–2008)
  • Genclerbirligi (2009–2010)
  • Al-Hilal (2011–2012)
  • Ferencvárosi TC (2013–2018)
  • Hannover 96 (2019)
  • APOEL Nicosia (2019)

Karier Thomas Doll di Indonesia

Nama Thomas Doll semakin dikenal publik Indonesia setelah resmi menangani Persija Jakarta pada April 2022. Di musim perdananya, sang pelatih berhasil membawa Macan Kemayoran tampil impresif dan finis sebagai runner-up Liga 1 2022/2023. Namun performa Persija menurun di musim keduanya hingga hanya mampu menutup kompetisi di posisi kedelapan.

Pada 11 Juni 2024, Thomas Doll resmi berpisah dengan Persija. Ia memilih mundur karena ingin lebih dekat dengan keluarga. Sejak saat itu, ia belum kembali melatih klub mana pun.

Biodata Thomas Doll

  • Full Name: Thomas Jens Uwe Doll
  • Date of birth/Age: 09/04/1966 (59)
  • Place of Birth: Malchin
  • Citizenship: Germany
  • Avg. term as coach: 1.63 Years
  • Coaching Licence: UEFA Pro Licence
  • Preferred formation: 3-4-1-2


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *