22 April 2026
tegal-indonesia-june-8th-2019-260nw-1427969333.jpg

Kabupaten Tegal Meraih Dua Penghargaan Nasional di Tahun 2025

Kabupaten Tegal kembali menorehkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2025, daerah ini berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Padapa atau Kabupaten Sehat Tingkat Pemantapan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Selain itu, Kabupaten Tegal juga mendapatkan STBM Award 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan sanitasi.

Penghargaan tersebut diumumkan secara virtual oleh Kemenkes RI di Jakarta dan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr Ruszaeni, di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat 28 November 2025.

Rasa Syukur atas Capaian yang Memuaskan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr Ruszaeni, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa berbagai program kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah berjalan sesuai standar nasional.

“Alhamdulillah, tahun ini kita menerima dua penghargaan sekaligus. Ke depan, mudah-mudahan kita bisa meraih Swasti Saba Wiwerda bahkan mencapai Wistara,” ujarnya.

Ruszaeni menjelaskan bahwa penghargaan Swasti Saba diberikan kepada daerah yang mampu memenuhi standar kesehatan lingkungan, sanitasi, pengelolaan sampah, hingga perilaku hidup bersih masyarakatnya.

“Penilaian itu mencakup sarana sanitasinya, sistem buang air besar, pengelolaan sampah, hingga cara pemanfaatannya. Kabupaten Tegal sebenarnya sudah cukup baik, seperti pengelolaan di TPA Penujah, hanya saja masih perlu penyempurnaan,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa dari sembilan tatanan indikator Kabupaten/Kota Sehat, Kabupaten Tegal telah mampu mengoptimalkan sebagian besar. Bahkan, tiga tatanan di antaranya sudah mencapai 100 persen. Namun ada beberapa komponen yang perlu diperbaiki.

“Pada aspek SK kelembagaan, nilai kita masih di angka 78. Padahal, jika mencapai 81, kita sebenarnya sudah aman untuk meraih Wiwerda,” jelasnya.

Upaya Peningkatan Standar Penilaian

Sekretaris Forum Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kabupaten Tegal, dr Risnanto M.Kes, menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat sosialisasi ke tingkat kecamatan dan desa untuk meningkatkan kelengkapan SK kelembagaan agar dapat memenuhi standar penilaian tahun mendatang.

“Saat ini kami sedang roadshow ke 18 kecamatan untuk memastikan bahwa pada 2027 nanti Kabupaten Tegal bisa naik level, minimal ke Wiwerda atau bahkan Wistara,” ungkapnya.

Menurutnya, seluruh tatanan penilaian seperti pemukiman sehat mandiri, pendidikan, pariwisata, pasar, perindustrian, dinas sosial, hingga mitigasi bencana telah dioptimalkan. Sebanyak 22 OPD juga disebut sudah menandatangani komitmen mewujudkan Kabupaten Sehat.

Namun, ia menyebut masih ada desa yang belum melengkapi dokumen kelembagaan yang menjadi syarat utama.

“Desa harus memiliki SK kelembagaan, sekretariatan, rencana kerja, dan rencana anggaran. Jika empat syarat ini dipenuhi di seluruh desa, maka peluang kita mencapai Wiwerda bahkan langsung ke Wistara sangat besar,” bebernya.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen mewujudkan Kabupaten Tegal sebagai daerah sehat berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *