23 April 2026
PAK-EDU-2.jpg

Penyedia BBM untuk Industri di Sorong Memilih Sumber Luar Daerah

Di wilayah Sorong, penyuplai bahan bakar minyak (BBM) untuk sektor industri memilih untuk memasok kebutuhan dari luar daerah. Salah satu perusahaan yang melakukan hal ini adalah PT. Masinton Abadi Sentosa (MAS). Kepala Cabang PT. MAS, Tongam Sinaga, mengungkapkan bahwa harga BBM dari depot Pertamina Sorong dinilai masih tinggi, sehingga perusahaan harus mencari alternatif pasokan lain agar tetap bisa melayani pelanggan.

“Kami ambil dari AKR Bitung (Sulawesi Utara) supaya tetap bisa bersaing,” ujarnya kepada Dewa News, Kamis (13/11/2025).

Tongam menjelaskan, sejak beroperasi di Sorong pada 2015, pihaknya melayani berbagai pelanggan di sektor industri dan pelayaran. Permintaan tertinggi datang dari satuan kapal patroli di Sorong, kontraktor perkebunan kelapa sawit di Seget, serta kapal wisata pinisi yang melayani rute wisata di perairan Papua Barat Daya.

“Kalau kapal wisata bagus, mereka bayar setelah pengisian, sehingga perputaran uangnya lancar,” kata Tongam.

Ia mengakui, bisnis BBM industri cukup berisiko karena maraknya perantara atau broker nakal yang kerap menipu. Beberapa kali perusahaan mengalami kerugian akibat pembayaran dialihkan ke pihak lain. “Kami kirim barang, tapi pembayaran malah masuk ke rekening orang lain. Setelah itu, orangnya hilang,” ucap Tongam.

Guna menghindari kasus terulang, perusahaan menerapkan tiga sistem pembayaran. Antara lain:

  • Cash before delivery: Pelanggan membayar sebelum barang dikirim.
  • Cash on delivery: Pelanggan membayar saat barang diterima.
  • Tempo maksimal tiga bulan: Diterapkan tergantung tingkat kepercayaan pelanggan.

Harga BBM industri di Sorong berada di kisaran Rp16.000 hingga Rp16.500 per liter termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Angka ini lebih tinggi dibanding wilayah barat, seperti Jakarta, di mana BBM Biosolar Industri B40 berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000 per liter.

“Harga industri berubah setiap dua minggu, mengikuti fluktuasi minyak dunia. Kami juga tidak tahu pasti dasar perhitungan kenaikan atau penurunan dari Pertamina,” kata Tongam.

Menurutnya, kondisi pasar BBM industri di Sorong masih didominasi Pertamina sebagai pemasok utama, sementara perusahaan swasta seperti PT Masinton Abadi Sentosa mengambil peran melayani kebutuhan pelanggan skala menengah dan kecil.

“Sampai sekarang masih stabil karena pelanggan di Sorong cukup loyal,” katanya.

Peran PT. MAS dalam Pasar BBM Sorong

PT. MAS telah menjadi salah satu pemain penting dalam pasokan BBM industri di Sorong. Meskipun Pertamina masih menjadi pemasok utama, PT. MAS berhasil menjangkau pelanggan yang kurang terlayani oleh pemasok besar. Hal ini membuat perusahaan memiliki pangsa pasar tersendiri, khususnya untuk pelanggan yang membutuhkan layanan yang lebih fleksibel dan responsif.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan BBM untuk industri di Sorong meningkat, terutama dari sektor perkebunan dan pelayaran. Kapal-kapal patroli dan wisata pun menjadi pelanggan setia PT. MAS karena kemudahan dalam proses pembayaran dan kualitas layanan yang konsisten.

Tantangan dalam Bisnis BBM

Meski bisnis BBM industri menawarkan peluang, namun juga dihadapkan pada tantangan yang signifikan. Selain risiko dari broker nakal, perusahaan juga menghadapi ketidakpastian harga yang terus berfluktuasi. Harga BBM yang naik-turun seringkali membuat perencanaan keuangan menjadi sulit.

Tongam menyebutkan bahwa pihaknya selalu memantau pergerakan harga minyak global dan memperbarui harga BBM secara berkala. Namun, ia mengaku tidak memiliki akses langsung ke mekanisme penetapan harga dari Pertamina, sehingga sulit untuk memprediksi perubahan harga dengan akurat.

Keberlanjutan Bisnis BBM di Sorong

Meski ada tantangan, bisnis BBM di Sorong terlihat masih stabil. Kecuali jika terjadi perubahan drastis dalam pola konsumsi atau regulasi pemerintah, PT. MAS dan perusahaan sejenis akan terus beroperasi. Kunci keberhasilan mereka adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *