21 April 2026
AA1Py1zg.jpg

Kegiatan Harian Wakil Wali Kota Bandung Usai Diperiksa Kejari

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, masih menjalani aktivitasnya seperti biasa setelah diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Meski sedang menjadi objek penyelidikan, ia tetap aktif dan menghadiri berbagai kegiatan publik.

Pada Jumat (31/10/2025), Erwin hadir dalam acara literasi yang diselenggarakan di Kiara Artha Park, Jalan Banteng, Kota Bandung. Setelah menyelesaikan tugasnya, ia memberikan penjelasan kepada awak media terkait pemeriksaannya oleh Kejari pada Kamis (30/10/2025) kemarin.

Erwin menyatakan bahwa sebagai warga negara yang baik, ia selalu taat hukum dengan menghadiri pemanggilan. Ia mengaku diterima dengan baik oleh pihak Kejari, termasuk dalam hal makan dan waktu salat Zuhur serta Ashar.

“Baik sekali Kejari, mulai dari makan, mulai saya salat Zuhur dan Ashar, dilayani dengan baik. Tentunya saya sebagai warga yang baik, apalagi saya sebagai Wakil Wali Kota Bandung harus taat hukum. Tentunya saya sebagai pejabat publik, datang dan menjawab semua apa yang dipertanyakan,” kata Erwin saat diwawancara di Kiara Artha Park.

Ia juga mengatakan bahwa terkait materi pemeriksaan, ia meminta para pewarta untuk langsung bertanya kepada pihak Kejari. Meskipun tidak secara eksplisit mengonfirmasi, Erwin mengakui bahwa pemeriksaannya kemarin berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemkot Bandung.

“Ya, sebagian ada seperti itu. Ada kewenangan juga,” ujarnya.

Siap Jika Dipanggil Lagi

Di sisi lain, Erwin menyatakan siap jika kembali diperiksa oleh Kejari Bandung. Penyidik telah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi ini selama tiga bulan, dan orang nomor dua di Kota Bandung ini tetap bersikap kooperatif.

“Iya, saya tidak tahu, ada atau tidak (pemanggilan lagi), tapi kalau mau dipanggil lagi, ya pasti datang lah,” katanya.

Ketua DPC PKB Kota Bandung tersebut berharap bahwa keterangan yang diberikan kepada penyidik dapat membantu pengungkapan kasus yang sedang ditangani oleh kejaksaan. Ia juga ingin agar Kota Bandung bebas dari korupsi.

“Mudah-mudahan dengan wasilah pemanggilan kemarin Pemkot Bandung akan lebih baik. Karena saya juga mendukung sekali terkait pemberantasan korupsi, akuntabel di Pemkot Kota Bandung. Mudah-mudahan kejadian ini menjadi kebaikan pelajaran lah buat semua,” ujarnya.

Bantah Terjaring OTT

Erwin juga membantah informasi bahwa dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). Setelah diperiksa selama 7 jam oleh kejaksaan, ia merasa kaget dengan kabar bahwa dirinya terlibat OTT.

Ia memastikan bahwa informasi tentang OTT adalah hoaks. “Betul, kalau OTT hoaks ya. Tidak ada OTT, saya dipanggil sebagai saksi saja. Tidak ada OTT. Yang kemarin memberikan OTT, saya tidak tahu dari mana itu mereka bisa memberikan saya OTT, terus terang saya juga kaget, ada berita OTT itu,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *