Profil Marojahan Sintong Sijabat, Ayah Influencer Jerome Polin yang Meninggal Dunia
Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Ayah dari influencer ternama, Jerome Polin, yaitu Marojahan Sintong Sijabat dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025), di Rumah Sakit Nasional Hospital Surabaya. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemarnya dan rekan-rekannya.
Sebelumnya, Jerome sempat membagikan kondisi sang ayah yang sedang kritis melalui akun Instagramnya. Dalam postingannya itu, dia menampilkan foto sang ayah yang tengah dirawat intensif dengan alat bantu pernapasan. Ia juga memohon doa agar ayahnya bisa segera pulih.
“Teman-teman, tiba-tiba papaku hari ini drop dan lagi dalam kondisi kritis. Mohon doanya supaya bisa kuat dan sembuh,” tulis Jerome.
Setelah mengetahui kondisi ayahnya memburuk, Jerome langsung terbang ke Surabaya untuk menemui ayahnya. Ia juga mengumumkan pembatalan seluruh kegiatan pekerjaan yang telah dijadwalkan.
“Hari ini aku akan ke Surabaya. Jadi untuk event-event dan kerjaan beberapa hari ini dan beberapa hari ke depan, aku mohon maaf harus cancel/pending dulu. Terima kasih banyak,” tulisnya.
Setelah sampai di Surabaya, Jerome langsung menuju rumah sakit tempat ayahnya dirawat. Pria kelahiran 2 Mei 1998 ini memperlihatkan momen saat dia menggenggam tangan ayahnya yang dipasangi infus.
“Papa, Jerome udah di sini. Semua orang doa-in Papa. Papa harus sembuh ya, Pa,” tulisnya.
Selebgram yang sempat berkuliah di Jepang ini tampak tak kuasa menahan tangis ketika ayahnya tak kunjung siuman. Dalam video singkat yang beredar, terdengar isak tangis keluarga yang turut mendampingi.
“Papa ayo bangun, Papa. Semua orang nunggu Papa. Banyak yang mau dilakukan kan, Pa. Banyak yang sayang sama Papa,” tulis Jerome.
Sementara itu, kabar meninggalnya ayah Jerome Polin diketahui pertama kali melalui unggahan akun Instagram @stefanisijabat, yang disebut sebagai kerabat dekat keluarga. Dalam unggahan Instagram Story, terlihat foto dirinya berpelukan dengan almarhum disertai pesan perpisahan singkat.
“Selamat jalan itoooo @marojahan_sijabat,” tulisnya.
Pendeta GKI Darmo Satelit, Pdt. Andri Purnawan mengatakan bahwa ayah Jerome Polin minggu lalu masih dalam kondisi sehat dan membantu memimpin doa di gereja. Marojahan juga sempat menjadi pemimpin khotbah di GKI Sulung, Surabaya, pada Minggu (26/10/2025).
“Kemudian hari Selasa itu memimpin pembinaan rohani untuk anak-anak SMA Kristen Petra di Batu,” ungkapnya.
Setelah itu, ayah Jerome ini mendapat keluhan pada kesehatannya dan langsung dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia. Rencananya, jenazah Marojahan akan disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Taman Sidoarjo.
“Karena disinyalir ada penyumbatan di usus lalu kemudian ada pendarahan di paru-paru dan itu jadi penyumbatan di paru-paru. Dan hari ini berpulang,” terang Andri.
Profil Marojahan Sintong Sijabat
Marojahan Sintong Sijabat adalah seorang pendeta berdarah Batak. Dia telah menikah dengan wanita bernama Chrissie Rahmeinsa dan dikaruniai tiga anak laki-laki. Ketiga anak Marojahan antara lain adalah Jehian Panangian Sijabat, Jerome Polin Sijabat, dan Jesferrel Porman Sijabat.
Keluarga dari Marojahan ini ternyata sempat menetap di Malang, Jawa Timur. Namun, mereka lalu memutuskan untuk pindah ke Surabaya pada tahun 2004. Di Kota Pahlawan ini, Marojahan menjadi pendeta di Gereja Kristen Indonesia Darmo Satelit Surabaya.