22 April 2026
u30qale2d2qdeuh.jpeg

Momentum Milad IGRA ke-23 untuk Peningkatan Kualitas PAUD di Lampung

Momentum Milad IGRA ke-23 menjadi ajang strategis bagi peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Lampung. Bunda PAUD Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Berbasis Capaian (KBC) RA di Balai Keratun Lt III, Komplek Kantor Gubernur, pada Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati tema Milad “Memperkokoh dan Memperluas Kiprah Organisasi IGRA Sebagai Wadah Pencetak Guru yang Berkualitas dan Sejahtera” dan dilengkapi dengan Gerakan Nasional Donor Darah sebagai bentuk kepedulian sosial para guru.

Purnama Wulan memberi apresiasi tinggi terhadap kiprah IGRA yang terus aktif meningkatkan kualitas guru Raudhatul Athfal di Lampung. Menurutnya, IGRA tidak hanya menjadi wadah profesional bagi pendidik madrasah, tetapi juga garda terdepan dalam membentuk generasi bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berprestasi.

“Alhamdulillah, di Provinsi Lampung IGRA berjalan dengan baik. Guru-guru madrasah tidak hanya menyalurkan ilmu agama, tetapi juga pendidikan dan nilai moral. Hasilnya, anak-anak madrasah mampu bersaing dan menorehkan prestasi di berbagai olimpiade sains dan pendidikan,” ujar Purnama Wulan.

Lebih lanjut, Bunda PAUD mengajak seluruh anggota IGRA untuk memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Ia menekankan peran vital guru dalam membentuk karakter, akhlak, dan semangat belajar anak usia dini, sekaligus memperluas amal jariyah mereka.

“Bapak dan Ibu guru terpilih untuk menebar kebaikan. Bekerja dengan hati, karena setiap ketulusan bernilai di sisi Allah SWT. Tidak ada balasan bagi kebaikan selain kebaian pula, sebagaimana firman Allah dalam Surat Ar-Rahman ayat 60,” tambahnya.

Sebagai Ketua PMI Lampung, Purnama Wulan juga mengapresiasi donor darah yang menjadi bagian dari Milad IGRA ke-23. Kegiatan ini menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan dalam transfer ilmu, tetapi juga aktif dalam kepedulian sosial, menyelamatkan nyawa sesama. “Donor darah bukan hanya menolong jiwa orang lain, tetapi juga menolong jiwa kita sendiri,” ucapnya.

Pendekatan Pembelajaran yang Inovatif

Dalam Bimtek tersebut, peserta diajak untuk mendalami penyusunan perangkat Kurikulum Berbasis Capaian (KBC) yang inovatif, dengan pendekatan interaktif dan kontekstual sesuai kebutuhan anak usia dini. Guru-guru didorong untuk menerapkan metode pembelajaran kreatif, memanfaatkan teknologi pendidikan, serta memperkuat literasi, karakter, dan nilai moral anak sejak dini.

Selain itu, Purnama Wulan menekankan pentingnya integrasi kurikulum dengan kegiatan pengembangan sosial dan karakter, seperti pembiasaan membaca, permainan edukatif, dan kegiatan berbasis lingkungan. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak PAUD tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, kreatif, dan memiliki empati sosial.

Harapan untuk Masa Depan IGRA

Purnama Wulan berharap di usia IGRA yang semakin matang, organisasi ini semakin kokoh, kompak, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia unggul berbasis nilai Islami. “Semoga IGRA menjadi organisasi profesi terdepan yang mampu mencetak generasi berkarakter Islam, berdaya saing, dan berkualitas tinggi, sehingga kontribusi guru PAUD Lampung menjadi bagian penting dari visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *