22 April 2026
number-3.png

Berita Populer Sumatera Barat: Edukasi Kesehatan Mental, Klarifikasi Video Viral, dan Gempa Magnitudo 3,0

Dalam 24 jam terakhir, beberapa berita menarik dari Sumatera Barat menjadi perhatian publik. Berikut ini tiga berita yang paling populer.

Dinsos Sawahlunto Turun Langsung ke Sekolah untuk Edukasi Siswa Cegah Bunuh Diri

Dinas Sosial PMD-PPA Kota Sawahlunto memperluas langkah pencegahan dini dengan turun langsung ke sekolah memberikan edukasi tentang kesehatan mental dan perlindungan anak. Program ini digerakkan setelah dua kasus siswa bunuh diri terjadi sepanjang Oktober 2025.

Kepala Dinas Sosial PMD-PPA Sawahlunto, Efriyanto, menyebut pihaknya sudah memiliki program lapangan yang rutin berjalan. Melalui kegiatan tersebut, petugas dari dinas bergerilya ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi dan menjadi narasumber dalam diskusi bersama siswa.

Efriyanto mengatakan perlindungan terhadap psikologis siswa SMPN 7 Sawahlunto sangat menjadi perhatian. Pasalnya, seluruh siswa hari itu mendengar, serta menyaksikan adanya peristiwa yang tidak diinginkan tersebut. “Hari ini juga telah dilakukan pendampingan psikologi pada seluruh siswa sehingga harapannya kasus serupa tidak terulang lagi,” katanya.

Ia juga menyebut dalam kasus ini pihaknya telah memiliki program tetap yang telah dilaksanakan seperti bergerilya memberikan materi atau jadi narasumber ke tiap sekolah. Kemudian juga memiliki UPTD Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), yang siap melakukan bimbingan konseling dan pendampingan.

“Kita juga memiliki Program Forum Anak Kota Arang Sawahlunto menjadi pelopor dan pelapor hingga bisa memberikan dampak positif khususnya buat anak,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril, mengatakan pada bulan oktober ini ada dua kasus siswa SMP bunuh diri. “Kasus pertama terjadi di awal bulan dan di akhir bulan ini juga kembali terjadi,” katanya saat dihubungi.

Dijelaskannya, peristiwa pertama terjadi pada 6 Oktober 2025. Korban adalah siswa kelas IX SMPN 2 Kota Sawahlunto berinisial ANJ (15 tahun). Yang pertama ini kejadiannya malam hari di ruangan OSIS sekolah. Ruangan ini terkunci anak ini masuk dari belakang.

Kejadian kedua BE (15) inisial seorang siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Sawahlunto ditemukan meninggal dunia di ruang kelasnya, Selasa (28/10/2025). Ia mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan siswa yang mungkin menghadapi tekanan secara emosional karena berbagai hal.

“Maka kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pendampingan pada seluruh siswa supaya hal ini tidak terjadi lagi,” ucapnya. Asril turut menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas insiden tersebut.

“Kami sangat berduka dan prihatin. Kami akan mempelajari secara mendalam apa penyebab di balik fenomena ini,” tutupnya.

Mantan Kepala Daerah Dharmasraya AG Klarifikasi Video Viral

Mantan kepala daerah Dharmasraya berinisial AG memberikan klarifikasi setelah diamankan warga di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam video klarifikasi yang diterima Dewa News -, Kamis (30/10/2025), AG membenarkan bahwa orang dalam video yang viral tersebut adalah dirinya. Namun, ia membantah narasi dalam video terkait perbuatan menyimpang yang disebut-sebut dilakukannya saat itu.

“Benar, orang dengan inisial AG yang ada dalam video tersebut adalah saya. Namun, terkait isi narasi dalam video itu tidak benar adanya, karena saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang diberitakan dalam video tersebut,” kata AG dalam video resmi yang diterima Dewa News -.

AG menilai kejadian viral tersebut terjadi akibat kesalahpahaman yang disertai kalimat provokatif oleh sekelompok orang. “Kejadian itu terjadi karena kesalahpahaman dan tindakan provokatif dari pihak lain yang kemudian menyebarluaskan rekaman tanpa izin dan tanpa konteks sebenarnya,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta masyarakat luas untuk menyaring informasi yang saat ini tersebar di media sosial. “Saya berharap masyarakat Dharmasraya, khususnya masyarakat Sumbar pada umumnya, serta tokoh-tokoh lainnya dapat menyaring informasi dengan bijak dan tidak langsung percaya terhadap video dan narasi yang tidak jelas sumber serta kebenarannya,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan keluarga dan orang-orang di sekitarnya. “Terima kasih atas doa dan dukungan dari keluarga, anak-istri, sahabat, masyarakat, serta teman-teman media di mana pun berada. Semoga kebenaran segera terungkap dan keadilan ditegakkan,” tutupnya.

Terkait video klarifikasi tersebut, Dewa News – sudah berupaya menghubungi AG sebagai upaya konfirmasi. Namun, hingga berita ini tayang, belum ada jawaban dari AG.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang menarasikan mantan kepala daerah Dharmasraya berinisial AG diamankan warga di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat. Dalam video yang beredar luas tersebut, AG tampak diamankan warga usai diduga melakukan perbuatan menyimpang.

BMKG Catat Adanya Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Wilayah Mentawai

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 3,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Kamis (30/10/2025) sore.

Kepala BMKG Padang Panjang, Suaidi Ahadi, membenarkan kejadian gempa tersebut. “Gempa terjadi pada pukul 15.12 WIB,” kata Suaidi Ahadi.

Kata dia, pusat gempa berada pada koordinat 2,87 lintang selatan dan 100,57 bujur timur, atau sekitar 26 kilometer timur laut Pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer, dan menurut hasil analisis BMKG.

Pada pukul 12.05 WIB, BMKG Padang Panjang juga mencatat terjadinya gempa bumi di Pasaman Barat. Gempa berkekuatan magnitudo 2,3 terjadi pada koordinat 0.05 LU,99.84 BT atau 5 kilometer tenggara Simpang Empat, Pasaman Barat.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta memantau informasi resmi melalui kanal BMKG-PGR VI atau aplikasi InfoBMKG.

Skala MMI Gempa Bumi

Dalam kejadian gempa selalu diikuti dengan skala MMI. Skala MMI (Modified mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa. Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.

  • I MMI
    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
  • II MMI
    Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
  • III MMI
    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
  • IV MMI
    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
  • V MMI
    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
  • VI MMI
    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
  • VII MMI
    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan, getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
  • VIII MMI
    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
  • IX MMI
    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipi dalam rumah putus.
  • X MMI
    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
  • XI MMI
    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
  • XII MMI
    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *