23 April 2026
AA1Pofhv.jpg

Kualitas Udara di Surabaya Tidak Sehat, Masyarakat Diminta Waspada

Pagi ini, Kamis (30/10), wilayah Surabaya menjadi salah satu daerah dengan kualitas udara yang paling tidak sehat. Berdasarkan data dari situs IQAir yang diakses pada pukul 07.30 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Surabaya mencapai 173. Angka ini menempatkan kualitas udara di kota tersebut dalam kategori “tidak sehat”.

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat umumnya, terutama kelompok yang rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit jantung atau paru-paru, berisiko mengalami dampak negatif terhadap kesehatan. Hal ini disampaikan oleh IQAir melalui laman mereka.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Untuk mengurangi risiko paparan polusi, IQAir menyarankan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sering memberi imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker, terutama jika berada di area dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Beberapa wilayah lain di Indonesia juga mencatatkan kualitas udara yang tidak sehat:

  • Surabaya – AQI 173 (tidak sehat)
  • Depok – AQI 163 (tidak sehat)
  • Bandung – AQI 134 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
  • Bekasi – AQI 127 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
  • Tangerang Selatan – AQI 102 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)

Sementara itu, kualitas udara yang terbaik di Indonesia pagi ini tercatat di Kota Jambi, dengan AQI 28 yang termasuk dalam kategori “baik”. Diikuti oleh Palangkaraya dengan AQI 50.

Kualitas Udara di Dunia

Secara global, kota-kota besar dengan kualitas udara terbaik antara lain:

  • Oslo (Norwegia) – AQI 3 (baik)
  • Helsinki (Finlandia) – AQI 9 (baik)
  • Brussels (Belgia) – AQI 13 (baik)

Sebaliknya, beberapa kota besar memiliki kualitas udara yang sangat buruk:

  • Lahore (Pakistan) – AQI 485 (berbahaya)
  • Delhi (India) – AQI 445 (berbahaya)
  • Beijing (Cina) – AQI 198 (tidak sehat)
  • Baghdad (Irak) – AQI 162 (tidak sehat)
  • Karachi (Pakistan) – AQI 160 (tidak sehat)

Pengertian Indeks AQI

Indeks AQI menggambarkan konsentrasi polutan udara dan menunjukkan kategori kualitas udara. Berikut rincian kategorinya:

  • Baik: PM 2,5 0–50
  • Sedang: PM 2,5 51–100
  • Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif: PM 2,5 101–150
  • Tidak Sehat: PM 2,5 151–200
  • Sangat Tidak Sehat: PM 2,5 200–299
  • Berbahaya: PM 2,5 300–500

Kualitas udara dalam kategori “sangat tidak sehat” dapat membahayakan kesehatan bagi sebagian populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara “berbahaya” bisa menyebabkan dampak serius terhadap kesehatan manusia.

Perlu Kesadaran Bersama

Dengan situasi ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan guna menjaga kesehatan. Pemerintah dan lembaga terkait juga perlu terus memperkuat upaya pengendalian polusi udara, baik melalui kebijakan maupun edukasi publik. Dengan kolaborasi yang kuat, kualitas udara di berbagai wilayah bisa ditingkatkan secara bertahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *