22 April 2026
AA1GfnTR.jpg

Perjalanan Luciano Spalletti dari Napoli ke Juventus

Luciano Spalletti, yang dulu pernah melatih Napoli, kini berpotensi menjadi pelatih baru Juventus. Hal ini menunjukkan bahwa ia mungkin akan menjilat ludah sendiri setelah sebelumnya menyatakan bahwa Napoli adalah klub terakhir yang akan ia latih di Italia.

Juventus Siap Umumkan Pelatih Baru

Dalam waktu dekat, Juventus diprediksi akan mengumumkan pelatih baru untuk menggantikan Igor Tudor. Tudor dianggap gagal memberikan performa yang memuaskan setelah 8 laga tanpa kemenangan dalam kompetisi resmi.

Spalletti disebut sebagai kandidat kuat untuk posisi tersebut. Laporan dari media-media Italia menyebutkan bahwa ia telah menyepakati kontrak jangka pendek dengan manajemen Juventus. Kontrak yang akan ditandatangani oleh Spalletti adalah hingga musim panas 2026 atau akhir musim 2025-2026.

Jika Juventus berhasil lolos ke Liga Champions musim depan, maka kontrak Spalletti akan otomatis diperpanjang.

Penolakan Awal dan Pernyataan Spalletti

Dalam wawancara sebelumnya, Spalletti sempat menolak memberikan komentar tentang kemungkinannya menjadi pelatih baru Juventus. Ia mengatakan bahwa saat ini ia belum berhubungan dengan tim-tim Italia mana pun, tetapi ia ingin kembali melatih.

Ia juga menyampaikan pujian terhadap Igor Tudor, yang sebelumnya dilatihnya. Menurut Spalletti, Tudor adalah sosok yang memiliki nilai-nilai kuat dan bisa bergaul dengan orang-orang seperti dia. Ia bahkan menyebut Tudor sebagai pria yang langsung ke inti masalah dan bisa mengambil alih tim yang sudah terlatih dengan baik.

Kiprah Spalletti Sebagai Pelatih

Spalletti terakhir kali menjadi pelatih adalah saat ia memegang kendali di Timnas Italia, meskipun masa jabatannya tidak begitu sukses. Klub terakhir yang ia latih adalah Napoli, di mana ia membawa klub tersebut meraih scudetto pertamanya pada musim 2022-2023.

Menariknya, jika benar-benar menukangi Juventus, Spalletti akan melakukan hal yang bertentangan dengan pernyataannya di masa lalu. Ia pernah menyatakan bahwa Napoli adalah pengalaman terakhirnya di sebuah klub, dan ia tidak pernah bisa melatih tim lain di Italia.

Pernyataan Masa Lalu yang Kontradiktif

Pernyataan Spalletti itu diungkapkan pada 10 Maret 2025, menjelang pertandingan melawan Jerman di perempat final UEFA Nations League. Ia menyatakan bahwa ia menggantungkan kaos Maradona karena kekuatan yang diberikan oleh legenda tersebut. Ia juga menyebut bahwa ia tidak tahu apakah dirinya cukup baik untuk melakukannya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa ketika berada di lingkungan Napoli, menjadi sulit baginya untuk kembali sebagai lawan. Pernyataan ini tampaknya akan bertentangan dengan rencananya untuk menukangi Juventus.

Tato Napoli di Lengan Spalletti

Saat ini, Spalletti masih memiliki tato bergambar Napoli di lengannya. Jika benar-benar menjadi pelatih Juventus, mungkin saja ia akan melakukan langkah ekstrem untuk menghapus tato tersebut. Ini menunjukkan betapa pentingnya Napoli dalam kariernya sebagai pelatih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *