22 April 2026
AA1IpzS2.jpg

Dewa News,SOFIFI– Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang dipimpin oleh Sherly Laos memastikan persiapan lengkap dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai program pendidikan yang inklusif.

Dua lokasi sekolah telah disiapkan untuk beroperasi pada tahun ajaran 2025, yakni jenjang SMP di Sentra Wasana Bahagia Ternate dan jenjang SMA di IPWL Desa Akekolano, Sofifi.

Seluruh sarana pendukung telah selesai, mulai dari ruang belajar, laboratorium komputer, fasilitas olahraga dan ibadah, hingga asrama yang mampu menampung hingga 50 siswa per lokasi, “kata dia dalam pernyataannya, Jumat (11/7/2025).

Lanjut Sherly Laos, ruang kelas dibuat dengan kapasitas maksimal 25 siswa agar proses belajar mengajar berjalan dengan nyaman dan lebih personal.

Siswa dijadwalkan mulai masuk ke asrama pada 14 Juli 2025, setelah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate.

Yang menarik, Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademis. Gubernur Sherly menjelaskan bahwa kurikulum yang diterapkan juga mencakup penguatan kepribadian, pendidikan keterampilan hidup (life skill), serta edukasi cara mendidik yang akan melibatkan orang tua siswa.

“Setiap siswa juga akan diberikan laptop untuk mendukung proses pembelajaran berbasis asrama. Ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memastikan akses teknologi yang merata,” katanya.

Disebutkan, pemerintah provinsi memberikan dukungan penuh terhadap program ini melalui keterlibatan lintas sektor, termasuk pengadaan lahan, penyediaan sarana dan prasarana serta bimbingan teknis operasional.

Sekolah Rakyat diusulkan sebagai bagian dari perubahan pendidikan yang lebih inklusif, dengan tujuan utama untuk mengurangi ketimpangan dan meningkatkan mobilitas sosial bagi keluarga yang rentan.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar jawaban terhadap tantangan akses pendidikan, namun juga strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Maluku Utara. Ini merupakan tindakan nyata menuju keadilan sosial melalui pendidikan,” katanya.

“Dengan infrastruktur yang telah siap dan program yang menyeluruh, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi contoh teladan nasional dalam memperluas kesempatan pendidikan yang adil dan berkualitas,” ujar Sherly Laos. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *