23 April 2026
1000000413.jpg

Jakarta (ANTARA) – Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei pada Jumat (11/4) memfasilitasi pemulasaran jenazah empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan seorang PMI Overstayer dengan tata cara Islam di rumah duka Zhongli, Taiwan.

Bekerja sama dengan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan, KDEI mengawasi proses memandikan, mengkafani, dan mensholatkan kelima jenazah yang selanjutnya akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing di Indonesia.

“Semoga pemulangan seluruh jenazah ke Indonesia berjalan lancar,” demikian pernyataan resmi KDEI yang diterima pada Sabtu.

Selama 2025, sampai dengan 11 April, tercatat 36 jenazah telah ditangani KDEI Taipei.

KDEI Taipei mengimbau agar seluruh WNI/PMI di Taiwan untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku di negara itu.

“Semoga teman-teman di Taiwan sehat selalu, tetap semangat, serta diberikan kelancaran dan keselamatan oleh Tuhan YME,” sebut pernyataan KDEI.

Adapun jenazah yang akan dipulangkan ke Indonesia adalah 4 PMI (Ruswati Nur Fariha, Evi Asih Wigiarti, Raswinah, dan Johar Mahmud) serta 1 PMIO (Rohmah).

Baca juga: KDEI Taipei tetap fasilitasi WNI/PMI overstay jelang Ramadhan

Baca juga: KDEI Taipei luncukan dua sistem layanan ketenagakerjaan bagi PMI

Baca juga: Kepala KDEI Taipei bangun sinergi pelindungan pekerja migran Indonesia

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *